Kamis, 10 Mei 2018 01:42 WITA

Pendukung NH-Aziz dan IYL-Cakka Bersitegang Usai Debat

Editor: Jumardin Akas
Pendukung NH-Aziz dan IYL-Cakka Bersitegang Usai Debat

RAKYATKU.COM - Debat ketiga Pilgub Sulsel yang digelar di Jakarta, Rabu (9/5/2018) malam diwarnai insiden antarpendukung pasangan calon (paslon). Ketegangan melibatkan tim paslon nomor urut 1 Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) dan nomor urut 4 Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).

Tim paslon nomor 4 dituding melakukan penyerangan kepada pendukung NH-Aziz usai debat berlangsung. Kejadian itu disampaikan Juru Bicara NH-Aziz Risman Pasigai lewat keterangan tertulisnya.

"Tindakan tersebut bermula ketika barisan pendukung NH-AZIZ melakukan selebrasi menanti Bapak NH-AZIZ keluar dari Studio TVRI. Tiba-tiba kelompok pendukung pasangan nomor urut 4 menyerang dan mengintimidasi pendukung NH-AZIZ," tulis Risman.

Pendukung NH-Aziz dan IYL-Cakka Bersitegang Usai Debat

Pihaknya meminta kepada Panwaslu untuk mengusut secara tuntas tindakan yang disebutnya sebagai premanisme politik tersebut. "Meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut secara tuntas penyerangan pendukung NH-AZIZ oleh pihak pendukung IYL-Cakka," bunyi pernyataan di poin kedua yang ditulis Risman

Ia pun meminta kepada pendukung NH-Aziz untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan perlawanan yang melanggar hukum. "Kita serahkan sepenuhnya ke Bawaslu dan Polisi," tulisnya.

Dalam unggahannya di salah satu grup facebook, Risman juga menyematkan sebuah video berdurasi 23 detik yang menunjukkan suasana ketegangan. Di video itu, tampak pasangan IYL-Cakka tengah berjalan keluar dari studio dan terdengar suara yel-yel dari pendukung tim NH-Aziz.

Salah seorang pendukung IYL-Cakka terlihat marah dan memprotes yel-yel tersebut. "Bukan calonmu lewat, cari masalah kau," kata seseorang yang mengenakan jaket bertuliskan nomor 4.

Terlihat pula beberapa pria berbaju batik bersama pendukung nomor 4 lainnya melerai adu mulut tersebut. Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi dari pihak pasangan nomor urut 4 yang dituding melakukan tindak premanisme.