Jumat, 11 Mei 2018 16:59 WITA

Kuasa Hukum IYL-Cakka Masih Kaji Putusan Bawaslu Sulsel

Editor: Mulyadi Abdillah
Kuasa Hukum IYL-Cakka Masih Kaji Putusan Bawaslu Sulsel
Yasser S Wahab

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Majelis Sidang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mengabulkan sebagian gugatan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) terkait sengketa kampanye akbar dengan pihak termohon KPU Sulsel, di Ruang Sidang Kantor Bawaslu Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat sore (11/5/2018).

Meskipun gugatannya diterima, tim kuasa hukum IYL-Cakka tidak serta merta menerima sepenuhnya keputusan tersebut. Kuasa hukum IYL-Cakka, Yasser S Wahab mengaku masih akan mengkaji terlebih dahulu mengenai putusan tersebut.

"Kita akan pelajari dulu, apakah keputusan ini sudah bisa melegakan atau memuaskan perasaan keadilan di pihak kita ataukah kita akan berupaya menempuh upaya hukum lebih lanjut lagi," tuturnya saat ditemui usai pembacaan putusan tersebut.

Alasannya, menurut Yasser, putusan tersebut belum memerintahkan kepada KPU Sulsel untuk menetapkan usulan jadwal kampanye akbar paslon nomor urut empat tersebut yang diusulkan pada tanggal 23 Juni mendatang di Lapangan Karebosi Makassar.

"Ini kan belum ada penetapan tanggal 23 Juni di Lapangan Karebosi Makassar seperti yang kita usulkan. Jadi kita akan lihat dulu apakah kita akan mengharapkan KPU untuk melanjutkan ataukah kita akan menempuh upaya selanjutnya," tambah Yasser.

Padahal, menurut Yasser, kandidat lain telah memilih tanggal selain tanggal 23 Juni. Oleh karena itu, dirinya masih berkeyakinan pihak IYL-Cakka masih punya hak untuk menggunakan tanggal 23 Juni tersebut untuk melaksanakan kampanye akbar pamungkasnya.

"Kita masih berkeyakinan punya hak untuk menggunakan tanggal 23 Juni di Karebosi. Apalagi kan pihak lain sudah memilih tanggal lain, kenapa tanggal 23 Juni ini tidak dikasih ke kita. Apalagi yang dikaitkan dengan jadwal ini kan Pilwalkot sementara Pilwalkot Makassar sekarang sudah calon tunggal," katanya.

Jikapun memilih upaya hukum lanjutan, menurut Yasser, masih ada dua jalan yang bisa ditembuh oleh tim hukum IYL-Cakka.

"Kalaupun kita lanjutkan, masih ada dua upaya hukum yang bisa kita lakukan, yaitu di Bawaslu RI atau melalui PT TUN. Makanya kita harus cepat mengkaji karena waktunya itu kan tiga hari setelah putusan," tutupnya.