Jumat, 11 Mei 2018 22:18 WITA

Simpatisan Dilempari Batu, Ratusan Massa FATMA Gelar Aksi

Editor: Adil Patawai Anar
Simpatisan Dilempari Batu, Ratusan Massa FATMA Gelar Aksi

RAKYATKU.COM, SIDRAP – Ratusan massa pendukung dan simpatisan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidrap, Fatmawati Rusdi-Abdul Majid (FATMA) menggelar aksi demonstrasi di bundaran Jam Kota, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Jumat sore (11/5/2018).

Mereka mendesak pihak Kepolisian Resor (Polres) Sidrap untuk memproses kasus insiden penghadangan dan pelemparan sejumlah kendaraan milik rombongan Tim FATMA oleh relawan pasangan Dollah Mando-Mahmud Yusuf (DOAMU) saat melintas di Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae untuk mengikuti kampanye terbuka di Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellulimpoe, Sidrap, Kamis sore kemarin.

“Kami meminta pihak kepolisian segera menangkap para pelaku penghadang dan pelemparan terhadap kendaraan Tim Paslon FATMA di Desa Tanente,”  ungkap Koorditor Lapangan Aksi Relawan FATMA, Rusli Kaseng, Jumat petang tadi.

Menurutnya, aksi tersebut juga untuk menuntut pihak Panitia Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Sidrap segera memproses dugaan pelanggaran Pemilu sebagaimana diatur dalam Pasal 187 ayat (4) Undang-Undang Pemilu 2016 tentang Proses Pelaksanaan Kampanye Pasangan Calon Pilkada.

Kepala Polres Sidrap, AKBP Ade Indrawan mengklaim, pihaknya telah menindaklanjuti kasus insiden pelemparan tersebut.

“Bahkan, pihak Polda juga terjun dalam menangani perkara ini,” jelasnya.

Ade juga berjanji akan menegakkan keadilan dalam menangani persoalan ini.

“Percayakan kepada kami untuk menindaklanjuti kasus ini. Biarkan kami bekerja bersama tim. Masyarakat tinggal menunggu hasilnya. Insya Allah, saya bersumpah kasus ini akan terungkap,” lontarnya.

Akibat aksi massa ini, petugas keamanan terpaksa melakukan penutupan jalan di sepanjang jalan protokol, Jalan Jenderal Sudirman. Akses kendaraan untuk sementara dialihkan ke jalur alternatif untuk menghindari kemacetan. Massa sempat membakar ban bekas dan satu unit sepeda motor di tengah jalan dan melakukan orasi.

Hingga berita ini diturunkan, ratusan massa dari Tim FATMA masih berada di lokasi di seputaran bundaran Jam Kota Pangkajene, Sidrap. Mereka mengaku akan tetap bertahan di tempat tersebut sampai adanya kejelasan terkait penangkapan pelaku kasus pelemparan tersebut.