Jumat, 11 Mei 2018 23:32 WITA

Kacaukan Debat Pilkada Jeneponto, Polisi Amankan 4 Mahasiswa Unismuh

Editor: Adil Patawai Anar
Kacaukan Debat Pilkada Jeneponto, Polisi Amankan 4 Mahasiswa Unismuh

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Polisi mengamankan empat mahasiswa Unismuh yang diduga melakukan provokasi saat acara debat pilkada cabup dan cawabup Jeneponto yang digelar di Hotel Singgasana di Jalan Kajaolalido Makassar, Jumat (11/5/2018) malam ini. 

Kapolsek Ujungpandang, Kompol Wahyu Marzuki yang ditemui di lokasi debat mengungkapkan bahwa pengamanan yang dilakukan kepada keempat mahasiswa tersebut lantaran mahasiswa sudah diberi teguran sebanyak tiga kali di waktu yang berbeda oleh polisi. 

"Sebelumnya ada enam mahasiswa. Awalnya sore dia melalukan orasi menuntut debat Cabup dan Cawabup Jeneponto dilakukan di Jeneponto dan terbuka. Setelah diusir karena tidak memiliki izin, malamnya datang lagi dan langsung muncul di lobi hotel, pas debat dimulai kami antisipasi dan amankan," kata Kompol Wahyu saat diwawancara, Jumat (11/5/2018).

Keempat mahasiswa Unismuh yang diamankan ini semuanya berasal dari Jeneponto. Mereka masing-masing adalah Nurhadi (24), Muhtahul Arifin (22), Gaffar (24) dan Irsan (26). Keempatnya telah dibawa ke Polsek Ujungpandang untuk dilakukan pemeriksaan. 

Kompol Wahyu memastikan, keempat mahasiswa yang ditahan tersebut tidak mengganggu jalannya acara debat. Para pendukung paslon pun tidak ada yang terporovokasi. 

"Polisi langsung bisa sterilkan. Kami pastikan debat berjalan lancar,"pungkas Kompol Wahyu. 

Saat ini suasana hotel Singgasana yang sempat heboh telah sepi. Para pendukung paslon cabup dan cawabup masing-masing telah meninggalkan lokasi debat. Debat sendiri dihadiri semua Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto, Paslon Nomor 1 Mulyadi-Kasmin (Mukmin-Bisa), Paslon Nomor 2 Muhammad Sarif-Andi Tahal Fasni (Syafaat), Paslon Nomor 3 Iksan Iskandar-Paris Yasir (Siap) dan Paslon Nomor 4 Baharuddin Bj-Isnaad Ibrahim (Barani-Urranta).