Rabu, 16 Mei 2018 22:03 WITA

Massa DIAmi Padati Kantor KPU, Polisi Singkirkan Kawat Berduri

Editor: Abu Asyraf
Massa DIAmi Padati Kantor KPU, Polisi Singkirkan Kawat Berduri
Polisi bernegosiasi dengan simpatisan DIAmi yang memadati kantor KPU Makassar, Rabu malam (16/5/2018).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Aparat kepolisian Polrestabes membuka kawat berduri yang sebelumnya dipasang di depan kantor KPU Kota Makassar, di Jalan Biring Romang Raya, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Makassar, Rabu (16/5/2018).

Pembukaan pagar ini menimbulkan pertanyaan mengingat para pendukung calon wali kota DIAmi masih berada di sekitar kantor KPU Makassar. Para pendukung Danny Pomanto ini menegaskan tidak akan meninggalkan tempat jika putusan pleno masih belum dikeluarkan. 

Polisi pun melakukan perundingan dengan massa pendukung salah satu calon wali kota Makassar yang telah didiskualifikasi ini. Perundingan dipimpin Wakapolrestabes Makassar, AKBP Hotman Sirait melakukan langsung perundingan dengan Lukman sebagai perwakilan massa. 

"Kami tidak akan meninggalkan tempat kalau belum ada putusan. Setidaknya sampai pukul 00.00 malam. Kami akan berdiri di sini," kata perwakilan massa DIAmi. 

Namun polisi tidak menerima tawaran itu. Akhirnya setelah pembicaraan alot, polisi memberi kesempatan bahwa massa hanya bisa tinggal hingga pukul 22.00 Wita.

Hingga kini polisi bersenjata lengkap dan juga mobil water canon masih berjaga di depan KPU kota Makassar. Sementara itu, para pendukung DIAmi juga masih berada di seberang kantor KPU meski kini mereka tidak dihalangi lagi kawat berduri.