Kamis, 17 Mei 2018 14:19 WITA

DIAmi Mau Adukan Komisioner KPU Makassar ke DKPP

Editor: Mulyadi Abdillah
DIAmi Mau Adukan Komisioner KPU Makassar ke DKPP
Komisioner KPU Makassar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) akan melaporkan komisioner KPU Kota Makassar ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Kuasa hukum DIAmi, Yusuf Gunco (Yugo) mengatakan, pihaknya bakal melaporkan KPU Makassar ke DKPP RI dalam waktu dekat.

"Kita laporkan ke DKPP itu pasti. Itu mesti kita tempuh, pokoknya sampai Yaumul Qiyamah (hari kiamat) kita tidak akan berhenti," kata Yugo kepada Rakyatku.com, Kamis (17/5/2018).

Yugo menjelaskan, pihaknya belum menerima salinan keputusan hasil pleno KPU Makassar. Namun demikian, upaya men-DKPP-kan KPU Makassar sudah melalui proses pengkajian internal DIAmi.

"Kan ada sanksi nanti itu, bisa kurungan juga. Mudah-mudahan komisioner KPU diberi umur panjang, begitu juga orang-orang yang mengintervensi KPU diberi umur panjang. Mudah-mudahan doa Pak Danny dikabulkan sebagai orang terzalimi," tambahnya.

Yugo melihat KPU Makassar saat ini banyak diintervensi "bos-bos". "Ini KPU tudak boleh serta merta ada intervensi dari orang-orang. Ini ada intervensi bos-bos," tegasnnya.

Yugo enggan menyebut saat ditanya siapa bos-bos yang dimaksud. Hanya saja, sebagai penyelenggara, sangat disayangkan KPU Makassar bisa mendapat intervensi dari pihak tertentu.

"Yang saya salut itu Panwas, apapun rongrongannya, dia tetap kukuh bahwa ini kebenaran. Keputusan yang sebenarnya itu, yang di Panwas Makassar," tutup Yugo.

Sekadar diketahui, empat komisioner KPU Makassar pernah mendapat sanksi dari DKPP dalam kasus Pemilu 2014.Syarief Amir mendapatkan teguran keras dan dan Andi Shaifuddin, Rahma Saiyed serta Abdullah Mansyur mendapat teguran biasa.