Jumat, 18 Mei 2018 14:01 WITA

Sebar Jadwal Imsakiah di Masjid, Calon Bupati Bisa Dipenjara Sebulan

Editor: Abu Asyraf
Sebar Jadwal Imsakiah di Masjid, Calon Bupati Bisa Dipenjara Sebulan
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM,BANTAENG - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bantaeng mengingatkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bantaeng untuk tidak menyebarkan jadwal imsakiyah Ramadan. Terutama yang bergambar paslon tersebut pada tempat ibadah.

Ketua Panwaslu Bantaeng, Muhammad Saleh mengatakan, bagi-bagi selebaran jadwal salat atau jadwal imsak itu masuk bagian dari kampanye.

"Kami mengimbau kepada para paslon, para tim sukses ataupun parpol agar tidak membagikan jadwal salat atau jadwal imsak pada tempat ibadah. Itu masuk kategori kampanye," jelasnya, Jumat (18/5/2018).

Jikal ditemukan ada paslon yang membagikan selebaran tersebut yang disertai nama paslon, nomor urut, serta foto yang dibagikan ke tempat ibadah, maka bisa terancam pidana.

"Pidana berlaku bagi siapa saja yang membagikan selebaran tersebut, sebab telah diatur pada UU Nomor 10 Tahun 2016, pasal 69 huruf (i) dengan ancaman pidananya diatur pada pasal 187 ayat tiga," ucapnya. Hukumannya paling singkat satu bulan kurungan.

"Namun jika paslon bersangkutan yang terbukti membagikan selebaran tersebut, maka paslonnya yang diancam pidana meskipun tidak sampai diskualifikasi," katanya.