Jumat, 18 Mei 2018 14:16 WITA

KPU Makassar Rapat Sembunyi-Sembunyi, Ketua KIP Sindir Status Pejabat Publik

Editor: Abu Asyraf
KPU Makassar Rapat Sembunyi-Sembunyi, Ketua KIP Sindir Status Pejabat Publik
Ketua KIP Sulsel Aswar Hasan

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - KPU Kota Makassar sudah menggelar rapat pleno menanggapi putusan Panwaslu Kota Makassar. Rapat pleno itu digelar Rabu (16/5/2018).

Hasil rapat pleno itu baru diketahui pada Kamis (17/5/2018). KPU merahasiakan tempat dan waktu pelaksanaan rapat pleno. Hasil rapat pleno itu hanya ditulis dan disebar melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Tidak ada penyampaian resmi dari pihak KPU Kota Makassar soal hasil rapat pleno itu. Bahkan beberapa nomor telepon komisioner KPU Makassar, tidak aktif.

Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Sulawesi Selatan, Dr Aswar Hasan menyayangkan sikap yang ditunjukkan para komisioner Makassar tersebut.

"Kan mereka (komisioner KPU Makassar) pejabat publik, sebagai pejabat publik mestinya dapat dihubungi dan memberikan informasi kepada publik," kata Aswar Hasan, Jumat (18/5/2018).

Terkait rapat pleno yang dirahasiakan itu, Aswar menilai menjadi kewenangan sepenuhnya para komisioner KPU Makassar.

"Rapat pleno itu kan ada tertutup dan terbuka. Boleh rapat pleno tertutup, tetapi keputusan hasil rapat itu harus disampaikan agar diketahui publik," tambahnya.

Aswar menilai, bisa saja, rapat pleno KPU Makassar yang terkesan sembunyi-sembunyi, dikarenakan beberapa faktor. Salah satunya, terkait keamanan komisioner KPU Kota Makassar.

"Kenapa tempat dan waktu dirahasiakan, karena dikhawatirkan bocor dan mengganggu proses rapat pleno. Juga ini mungkin terkait keamanan dan kondusivitas," jelas Aswar.

Aswar juga menjawab, terkait hasil rapat pleno yang hanya disebar melalui aplikasi pesan WhatsApp. "Itu tergantung mekanisme internal mereka. Apakah itu dibenarkan, yah kita kembalikan ke aturan internal masing-masing," pungkas Aswar.