Rabu, 23 Mei 2018 15:10 WITA

Gunakan Helikopter, Nurdin Abdullah Evakuasi Korban Patah Kaki ke Makassar

Editor: Aswad Syam
Gunakan Helikopter, Nurdin Abdullah Evakuasi Korban Patah Kaki ke Makassar
Nurdin Abdullah membantu evakuasi warga transmigran di Enrekang yang mengalami patah kaki untuk dirujuk ke RS Wahidin.

RAKYATKU.COM, ENREKANG -- Calon Gubernur Sulsel nomor urut 3, Nurdin Abdullah menjemput langsung Alimuddin (50), seorang warga transmigrasi asal Bone, yang berdomisili di Desa Mantadulu, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, pada Rabu (23/5/2018) pagi.

Dalam catatan tertulis yang diterima redaksi Rakyatku.com, enam bula lalu Alimuddin mengalami patah kaki akibat tertimpa pohon tumbang, saat sedang bekerja di kebun sawit milik warga sekitar. Selama 6 bulan itupun, Ali hanya pasrah berdiam di rumah dengan pengobatan tradisional seadanya lantaran terhalang oleh kondisi ekonomi keluarga. 

Nurdin Abdullah yang sedang melakukan kunjungan silaturahmi bersama masyarakat Wotu beberapa waktu lalu, menyempatkan diri untuk melihat kondisi Ali. Rasa iba akhirnya memutuskan Nurdin untuk menawarkan perawatan medis di rumah sakit. Namun, keluarga memutuskan untuk tetap merawat ayah tiga orang anak itu di rumah. 

Tiba-tiba, keputusan keluarga berubah. Nurdin yang menerima kabar persetujuan dari keluarga Alimuddin, langsung menunda kepulangannya dari Enrekang ke Makassar, dan memutuskan untuk menjemput Ali dan keluarga di Luwu Timur.

Nurdin bertolak dari bandara Lagaligo Bua, Luwu menggunakan helikopter menuju ke lapangan Desa Kalaena Kiri, Kecamatan Kalaena, Luwu Timur. Tiba di lapangan, Nurdin menghampiri Ali yang sebelumnya sudah berada di dalam sebuah mobil bersama keluarganya. 

Ali yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani didampingi Nurdin menuju ke dalam helikopter, yang membawanya terbang ke Makassar dengan bantuan tongkat dan kaki terbalut penyangga bambu. 

"Sebelumnya saya menolak karena alasan biaya, tapi Prof yakinkan untuk tidak khawatir makanya keluarga setuju. Dari sakit cuma di rumah pake perawatan tradisional (urut) dan sekarang saya bersyukur sekali sudah dibantu sama prof," ungkap Ali.

Sesuai rencana, Alimuddin akan menjalani operasi bedah tulang kaki di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, dengan penanganan dari dokter spesialis bedah tulang. Seluruh biaya pengobatan selama berada di Makassar, akan ditanggung sepenuhnya oleh Bupati Bantaeng dua periode tersebut.

"Pak Ali akan ditangani langsung oleh dokter spesialis. Biasanya harus menunggu lama harus antri dulu sama pasien pasien lain, untuk masuk ruang operasi, dan kita bersyukur Pak Ali tidak perlu menunggu lama, karena tim dokter di makassar sudah siap," ucap Nurdin.

Saat ini, Alimuddin telah berada di RS Wahidin menerima penanganan medis. Alimuddin tadi berangkat dari Luwu Timur sekitar pukul 9.30 Wita menggunakan helikopter yang sebelumnya ditumpangi Nurdin.