Rabu, 23 Mei 2018 19:54 WITA

Komisioner KPU Tidak Bersalah, Ini Kata Pengacara DIAmi

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Komisioner KPU Tidak Bersalah, Ini Kata Pengacara DIAmi
Yusuf Gunco (Ist).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Bawaslu Sulsel, memutuskan lima komisioner KPU Makassar tidak bersalah dalam hal tidak mengeksekusi putusan Panwaslu Makassar. Hasil pemeriksaan Gakumdu itu, diumumkan di kantor Bawaslu Sulsel, Jalan AP Pettarani, Rabu (23/5/2018).

Kuasa hukum Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastutu (DIAmi), Yusuf Gunco (Yugo) menanggapi hasil pemeriksaan Gakumdu itu. Katanya, putusan itu, tidak menggugurkan putusan Panwaslu Makassar sebelumnya.

"Putusan Bawaslu (Sulsel) itu, tidak memengaruhi putusan Panwaslu Makassar. Jadi putusan Panwaslu tetap hidup, tidak ada yang gugurkan," kata Yugo kepada Rakyatku.com.

Yugo menjelaskan, perkara yang ditangani Bawaslu Sulsel, hanya terkait pelanggaran yang dilakukan KPU saja. Sekali lagi dia tegaskan, tidak berpengaruh atas putusan Panwaslu Makassar.

"Putusan Bawaslu itukan masalah pelanggaran saja, apakah KPU ini bertindak di luar kewenangan, atau pelanggaran lainnya. Dan ternyata dianggap tidak cukup bukti," ujarnya.

Seperti diketahui, 5 komisioner KPU Makassar dilaporkan oleh Tim Hukum Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) dengan dugaan pelanggaran pidana atas tidak dijalankannya putusan Panwaslu Makassar ke Sentra Gakkumdu pada pekan lalu.

"Berdasarkan hasil rapat Gakkumdu Bawaslu Sulsel, tidak memenuhi unsur pidana dan tidak tingkatkan statusnya ke penyidikan. Artinya KPU tidak bersalah," jelas Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi.

Lebih lanjut, dijelaskan Arumahi, keputusan tersebut diambil setelah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi langsung kepada 5 komisioner, serta sejumlah saksi ahli yang dihadirkan, juga fakta-fakta lain selama pemeriksaan.

Arumahi juga berjanji, akan menyerahkan hasil pemeriksaan Bawaslu Sulsel kepada pihak bersangkutan, baik pihak KPU Makassar (terlapor) dan DIAmi (pelapor).