Sabtu, 26 Mei 2018 16:58 WITA

Ketua PSI Sulsel: Nurdin Abdullah Tidak Pernah Tersandung Kasus Korupsi

Editor: Mulyadi Abdillah
Ketua PSI Sulsel: Nurdin Abdullah Tidak Pernah Tersandung Kasus Korupsi
Ketua PSI Sulsel, Muh Fadli Noor.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Korupsi adalah tindakan seseorang yang menyalahgunakan kepercayaan dalam suatu masalah atau organisasi untuk mendapatkan keuntungan. 

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhammad Fadli Noor, Sabtu (26/5/2018).

Menurutnya, korupsi adalah musuh negeri ini. Korupsi merupakan hal yang sangat tidak boleh terjadi dan tidak boleh dilakukan, termasuk di Provinsi Sulsel tentunya.

"Pengelolaan anggaran daerah dan kebijakan-kebijakan bernilai ekonomis bagi pihak swasta adalah sasaran empuk bagi pemimpin bermental korup yang bermuara pada kesengsaraan rakyat," tegasnya dalam rilis yang diterima redaksi.

Karena, menurut Fadli Noor, Sulawesi Selatan dengan wilayah yang luas dan potensi sumber daya alam melimpah harus dipimpin oleh mereka yang teruji anti korupsi.

"Makanya masyarakat Sulawesi Selatan harus dipimpin oleh pemimpin seperti Prof Nurdin Abdullah yang telah menerima Bung Hatta Award sebagai sosok pemimpin yang anti korupsi," tambahnya.

"Prof Nurdin Abdullah sudah membuktikan, selama menjabat sebagai Bupati Bantaeng dua periode, Prof Nurdin Abdullah tidak pernah tersandung kasus korupsi," bebernya lagi.

Untuk itu, kata Fadli Noor, dalam memilih pemimpin, masyarakat harus memilih yang lurus dan jujur seperti pesan leluhur Sulawesi Selatan.

"Batang lambusukaji nipake attumpak ballak yang berarti gunakanlah penopang yang lurus untuk kekuasaan dan kehidupan kita," jelasnya.