Sabtu, 26 Mei 2018 22:57 WITA

Tak Percaya Komisioner KPU Makassar, Ketua RW Ini Pastikan Pilih Kotak Kosong

Editor: Andi Chaerul Fadli
Tak Percaya Komisioner KPU Makassar, Ketua RW Ini Pastikan Pilih Kotak Kosong

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pasca-penolakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terhadap hasil putusan musyawarah sengketa pilkada yang digelar Panwaslu beberapa waktu lalu, berdampak pada ketidakpercayaan masyarakat terhadap Komisioner KPU.

Hal ini diungkap langsung oleh Tokoh Masyarakat dan juga Ketua RW 10 Kelurahan Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Suhardi, Sabtu (26/5/2018).

"Kami sangat heran dengan ulah Komisioner KPU. Sepertinya mereka sudah tidak netral, ada apa? Seharusnya putusan panwas itu harus dilaksanakan. Saya baca di koran beberapa pakar hukum sudah menjelaskan pandangannya kalau putusan panwas harus dilaksanakan KPU, tetapi kenapa tetap ngotot?" tutur Suhardi, dalam rilis yang dikirim Tim Media DIAmi.

Lebih lanjut, Suhardi yang biasa disapa Geni ini menjelaskan jika warganya berjanji akan memilih Kolom Kosong jika dalam pilkada kali ini akan diikuti satu paslon.

"Saya jamin, jika Pak Danny tidak kembali masuk sebagai calon, Insya Allah kali ini warga saya akan memilih Kotak Kosong atau Kolom Kosong.Karena kami ingin pemimpin yang betul-betul mampu membawa Makassar lebih baik lagi, dan kalau bisa kami meminta supaya ganti saja itu komisioner KPU," ujarnya. 

Tempat terpisah, salah satu warga Capoa Kelurahan Pannampu, Dg Baji, juga kecewa dengan tindakan Komisioner KPU.

"Kenapakah ini KPU tidak mau sekali namasukkan kembali pak Danny, tidak netral ini KPU," singkatnya saat dimintai tanggapannya terkait didiskualifikasinya pasangan Danny-Indira oleh KPU.

Tags