Jumat, 01 Juni 2018 01:14 WITA

Tim Konde-konde Gerilya ke Desa-Desa Sosialisasi Program Sehati

Editor: Nur Hidayat Said
Tim Konde-konde Gerilya ke Desa-Desa Sosialisasi Program Sehati
Tim Perempuan Sehati.

RAKYATKU.COM, SINJAI - Tim Perempuan Sehati (TPS) terus bergerak menggalang dukungan untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, Andi Seto Gadistha Asapa-Andi Kartini Ottong Sehati). 

Tanpa kenal lelah, tim yang juga menamai diri Tim Konde-konde "bergerilya" dari satu desa ke desai lain di Kabupaten Sinjai. Teranyar, mereka menyapa masyarakat di Dusun Bola Desa Duampanuae Kecamatan Bulupoddo, Rabu (30/5/2018).

Kedatangan mereka untuk lebih menguatkan dukungan pemenangan terhadap pasangan Sehati. Di hadapan masyarakat, TPS menyosialisasikan sederet program Sehati. 

Respons masyarakat setempat pun sangat besar, mereka berbondong-bondong mengikuti kegiatan ini.

Dalam pemaparannya, Andi Rosmeri selaku koordinator TPS menerangkan sederet program unggulan Sehati membangun SinjaI dibuat merujuk pada solusi atas problematika klasik di Sinjai.

Seluruh program itu juga merupakan jawaban atas harapan dan kebutuhan masyarakat, setelah setahun lebih pasangan nomor urut 1 berkeliling Sinjai menyerap aspirasi publik. Program-program itu pun teruji karena sudah dikaji oleh ahli di bidang masing-masing.

Pada kesempatan itu, Andi Rosmeri juga mengulas pemberdayaan perempuan dan anak yang menjadi salah satu program Sehati yang pada intinya akan memprioritaskan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

"Saya sengaja mengulas program ini, sebab kita dominan perempuan yang juga mendorong saya dengan Puang Rudi untuk memberinya nama Tim Konde-konde," ungkap Andi Rosmeri.

Terpisah, juru bicara Sehati, Ahmad Marsuki mengatakan program Sehatibukan sekadar janji program semu. Seluruh program itu dijamin akan dipenuhi karena pihaknya telah meneken kontrak politik di hadapan publik.

"Semua program Sehati adalah representasi solusi atas permasalahan masyarakat Sinjai selama ini. Semua program itu juga telah dikaji oleh para pakar di bidangnya dan bisa dipastikan bahwa program tersebut dapat direalisasikan dan bukan sekedar janji-janji kosong," terang pengacara muda ini.