Jumat, 01 Juni 2018 14:17 WITA

Kampanye Kolom Kosong Masif, Appi-Cicu Justru Klaim Gerus Pendukung DIAmi

Penulis: Fathul Khair
Editor: Nur Hidayat Said
Kampanye Kolom Kosong Masif, Appi-Cicu Justru Klaim Gerus Pendukung DIAmi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Setelah dibatalkan pencalonannya sebagai peserta Pilwalkot Makassar, pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) kini menggalang dukungan untuk memilih kolom kosong pada 27 Juni mendatang.

Ajakan itu bahkan sudah terlihat masif dilakukan di sejumlah titik di Kota Makassar. Namun, kubu Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) mengklaim, pihaknya makin gencar menggerus pendukung DIAmi.

"Kami kerja keras untuk meyakinkan masyarakat," kata ketua tim pemenangan Appi-Cicu, Farouk M Betta, kepada Rakyatku.com, Jumat (1/6/2018).

Aru, sapaan akrabnya, menegaskan Appi-Cicu tak gentar dengan kampanye kolom kosong itu. Apalagi dianggapnya sebagai ancaman.

"Kami paham reaksi kolom kosong itu masih imbas kekecewaan lawan sebelumnya. Insyaallah kita adakan pendekatan, Insyaallah pemilih Makassar itu rasional. Masyarakat akan mengalihkan dukungan, dan memilih Appi-Cicu," tambah Aru.

Loading...

"Memilih kolom kosong, itu hak masyarakat. Tapi kami punya keyakinan bahwa masyarakat Makassar ini rasional, sudah tidak bisa lagi dibohongi terhadap sesuatu pilihan yang tidak jelas. Kolom kosong itu menjanji saja, susah apalagi punya visi dan misi yang tidak jelas untuk rakyat," tutup Ketua DPRD Kota Makassar ini.

Juri bicara Appi-Cicu, Arsony, menegaskan kampanye memilih kolom kosong sudah jelas merupakan reaksi balas dendam yang dikoordinasi oleh eks paslon Pilwalkot Makassar.

"Tapi saya rasa, segencar-gencarnya mereka wacanakan kolom kosong, segiat-giatnya pula kami konsolidasikan kekuatan di lapangan untuk memilih calon tunggal," kata Arsony.

Appi-Cicu, ditegaskan Arsony, tidak resah dengan kampanye kolom kosong. "Agenda politik kami terus berjalan, dan kekuatan kami juga telah berlipat ganda pasca kami resmi dinyatakan sebagai kandidat tunggal," tutup Arsony.

Loading...
Loading...