Selasa, 05 Juni 2018 15:20 WITA

Kader PDIP Jadi Terdakwa Kasus Politik Uang, Ketua PN Parepare Larang Wartawan Ambil Gambar

Editor: Abu Asyraf
Kader PDIP Jadi Terdakwa Kasus Politik Uang, Ketua PN Parepare Larang Wartawan Ambil Gambar
Ruangan sidang PN Parepare

RAKYATKU.COM,PAREPARE - Ada insiden kecil pada sidang kasus dugaan money politics dengan terdakwa kader PDIP Jamil Hasyim di Pengadilan Negeri Parepare, Selasa (5/6/2018). Ketua majelis hakim melarang wartawan mengambil gambar.

Kasus dugaan money politics ini berupa pembagian amplop yang berisi uang Rp50 ribu di posko induk pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Parepare, Taufan Pawe -Pangerang Rahim di ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Parepare. 

Pasalnya sidang pembacaan dakwaan tersangka Jamil Hasyim, wartawan dilarang untuk mengambil gambar suasana sidang yang sedang berlangsung. Padahal, beberapa kali para pekerja media ini telah meminta izin kepada humas lembaga peradilan ini. 

"Saya sudah minta izin kepada Humas, namun dilarang. Sidang kasus Setya Novanto saja boleh ambil gambar. Masa di Pengadilan Negeri Parepare seperti ini. Apakah karena Puang Ucu yang merupakan ketua DPC PDIP (ada ikatan) keluarga dengan ketua PN?" sesal Suddin Syamsuddin, jurnalis salah satu stasiun televisi nasional. 

Insiden kecil juga sempat terjadi saat humas PN akhirnya memberikan kesempatan kepada para jurnalis untuk kesejahteraan mengambil gambar. Baru masuk di pintu persidangan, Ketua PN Parepare Hj Andi Nurmawati yang sekaligus ketua majelis hakim langsung melarang dengan nada keras sambil menunjuk.

"Minta hapus gambarnya itu yang rekam," perintah dia ke Humas PN.