Kamis, 07 Juni 2018 21:25 WITA

Elektabilitas NH-Aziz dan IYL-Cakka Melejit Versi Index Indonesia

Editor: Mulyadi Abdillah
Elektabilitas NH-Aziz dan IYL-Cakka Melejit Versi Index Indonesia
Lembaga Index Indonesia Research & Consulting merilis hasil survei Pilgub Sulsel 2018, di Hotel Grand Clarion, Jalan AP Pettarani Makassar, Kamis sore (7/6/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Lembaga Index Indonesia Research & Consulting merilis hasil survei Pilgub Sulsel 2018, di Hotel Grand Clarion, Jalan AP Pettarani Makassar, Kamis sore (7/6/2018).

Dalam pemaparan surveinya, Index Indonesia juga membandingkan tingkat elektabilitas para kontestan Pilgub Sulsel antara survei yang dilakukan mereka pada bulan Februari dengan survei kali ini, yakni pada bulan Mei.

Pasangan nomor urut satu, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar pada survei bulan Februari tingkat elektabilitasnya hanya berada di angka 24,9 persen. Namun pada survei kali ini melejit naik menjadi 30,1 persen yang menjadikannya kontestan dengan elektabilitas tertinggi.

Sementara itu, pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman yang pada bulan Februari tingkat elektabilitasnya hanya 19,2 persen, kali ini naik menjadi 23,4 persen. 

Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar yang pada bulan Februari memiliki tingkat elektabilitas sebesar 12,1 persen, kali ini juga naik menjadi 18,9 persen.

Adapun pasangan Agus Arifin Nu'mang-Tanribali Lamo yang pada bulan Februari memiliki tingkat elektabilitas sebesar 3,2 persen, dalam survei kali ini beranjak sedikit naik menjadi 5,1 persen. Namun, kenaikan tersebut tetap membuat pasangan ini menempati urutan buncit tingkat elektabilitas paslon.

Adapun responden yang tidak tahu atau tidak menjawab mengalami penurunan yang signifikan. Pada survei bulan Februari, responden yang tidak tahu/tidak menjawab berada di angka 40,6 persen. Sementara pada survei bulan Mei ini turun menjadi 22,5 persen saja.

Survei Index Indonesia sendiri pada bulan Februari hanya melibatkan 7.600 responden. Sementara itu, pada survei bulan Mei mereka melibatkan 11.200 sampel.

11.200 responden tersebut tersebar secara proporsional di 24 kabupaten/kota se Sulsel. Pengambilan data survei dilakukan pada tanggal 1-15 Mei 2018. 

Index Indonesia menggunakan metodologi multistage random sampling dalam penarikan sampelnya. Adapun margin of error survei ini adalah +/- 1 persen. Perhitungan margin of error ini pada asumsi tingkat kepercayaan 95 persen.