Jumat, 08 Juni 2018 19:28 WITA

Ribuan Warga Tumpah di Kampanye IYL-Cakka, Tanda-tanda Kemenangan?

Editor: Aswad Syam
Ribuan Warga Tumpah di Kampanye IYL-Cakka, Tanda-tanda Kemenangan?
IYL menyampaikan sambutan di hadapan warga Manggala dan Panakkukang di Kompleks, Griya Puspitasari, Jl Toddopuli, Jumat (8/6/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Warga Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Makassar, yakni Kecamatan Manggala dan Panakkukang, tumpah ruah menghadiri kegiatan Punggawa Ramadhan. 

Kegiatan ini merupakan rangkaian kampanye terbatas Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) di kompleks Griya Puspitasari, Jalan Toddopuli 10, Borong, Jumat (8/6/2018) sore.

Secara bergantian, pendukung usungan koalisi rakyat ini terus berdatangan. Bahkan, pada tempat yang berkapasitas 2.000-an orang ini, terlihat dipenuhi warga Panakkukang dan Manggala.

Terlihat pula sejumlah tokoh politik, yakni Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali, Ketua PPP Sulsel HM. Aras, Ketua Perindo Sulsel Sanusi Ramadhan, serta sejumlah tokoh politik lainnya.

Tokoh masyarakat di Panakkukang, Nasruddin mengatakan, pihaknya dan keluarga secara sukarela memang mendukung pasangan IYL-Cakka. Alasannya, lantaran pasangan ini lahir dari usungan koalisi rakyat.

"Kedua, Pak Ichsan dan Pak Andi Mudzakkar adalah calon yang memiliki pengalaman, tapi tidak pernah kita dengar ada rekam jejaknya yang jelek. Beliau tidak pernah korupsi, tidak suka pencitraan berlebihan dan tidak suka bohong," kata Udin, sapaan akrabnya.

Menurutnya, sejauh ini sudah banyak kebohongan kandidat yang terungkap lewat media. Olehnya, dia lebih memilih kandidat yang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang bersih.

Sementara itu, Ichsan dalam sambutanya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua masyarakat Manggala dan Panakkukang.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada kita semua, beserta keluargata semuanya," kata Ichsan.

Dia mengaku, tidak menyangka masyarakat yang hadir sebanyak itu. Apalagi didominasi ibu-ibu rumah tangga. Hal ini bukan tanpa alasan, pasalnya beberapa hari sebelumnya ada oknum-oknum yang mengampanyekan larangan menghadiri kampanye duet nomor urut 4 ini.

"Karena saya dengar ada larangan untuk hadir di kampanye saya hari ini. Ternyata rakyat bersatu tidak bisa dikalahkan," tandasya.