Jumat, 08 Juni 2018 21:40 WITA

Wilayah Terisolir, KPU Sulsel Siapkan Helikopter Untuk Distribusi Surat Suara

Editor: Adil Patawai Anar
Wilayah Terisolir, KPU Sulsel Siapkan Helikopter Untuk Distribusi Surat Suara

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan, menggunakan dua opsi distribusi surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulsel untuk wilayah yang secara geografis sulit terjangkau. Dua opsi tersebut, yakni transportasi melalui darat dan via jalur udara. Pilihan melalui jalur udara tersebut disiapkan untuk mengantisipasi cuaca ekstrim yang kadang menghambat proses distribusi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Komisioner Divisi Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi serta Hubungan Antar Lembaga KPU Sulsel, Uslimin. Menurutnya, opsi jalur udara disiapkan di beberapa wilayah yang kemungkinan akan berhadapan dengan kondisi cuaca yang tidak menentu. Kondisi tersebut bisa saja membuat durasi distribusi surat suara memakan waktu yang lama.

"Kita siapakan opsi seperti itu (menggunakan helikopter) karena kalau pakai perahu tidak bisa lewat, besar ombak. Kondisi saat ini seperti itu (besar ombak), karena musimnya memang," tutur Uslimin saat ditemui di Kantor KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani Makassar, Jumat (8/6/2018).

Menurut Uslimin, ada beberapa daerah yang secara geografis sulit dijangkau, seperti beberapa kecamatan kepulauan yang ada di wilayah Kabupaten Selayar. 

"Ada beberapa kecamatan di Selayar yang tersebar di wilayah kepulauan dengan akses harus melalui laut atau udara dengan menggunakan helikopter," tambahnya.

Uslimin mengungkapkan, penggunaan helikopter bukanlah hal yang baru dalam proses distribusi surat suara. Sebab pada periode lalu, menurutnya, pola yang sama untuk mendistribusikan surat suara di kecamatan yang ada di Selayar juga sudah diterapkan karena cuaca yang buruk. 

"Akhirnya dibungkus plastik, semua surat suara, kemudian dibuang ke laut, nanti masyarakat di sana yang datang jemput. Ada 4 kecamatan di sana yang harus melalui helikopter," jelasnya.

Selain menggunakan helikopter, menurut Uslimin, KPU juga menyiapkan opsi distribusi menggunakan pesawat berbaling-baling untuk daerah Seko di Luwu Utara. 

"Selain dua daerah tadi, wilayah kepulauan Pangkep juga ada yang diprioritaskan. Namun daerah tersebut masih bisa ditempuh lewat jalur laut," tandasnya.

Lebih lanjut, Uslimin mengungkapkan bahwa semua opsi distribusi surat suara yang akan digunakan KPU harus dibuka ke publik demi memastikan surat suara sampai di tempatnya masing-masing. Sebab, jika terlambat bisa menghambat tahapan yang juga berdampak pada penyelenggara.

"Agar proses distribusi ini bisa tepat waktu, karena kalau gagal bisa kena pidana," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, distribusi surat suara Pilgub Sulsel 2018 resmi dimulai Jumat (8/6/2018) hari ini. Untuk hari pertama, KPU mendistribusikan surat suara ke 8 kabupaten/kota, masing-masing Kabupaten Pinrang, Parepare, Barru, Pangkep, Luwu Utara, Luwu, Luwu Timur dan Palopo.