Senin, 11 Juni 2018 15:15 WITA

Usai Kampanye di Palopo, Nurdin Abdullah Melayat Jenazah Andi Maddusila

Editor: Mulyadi Abdillah
Usai Kampanye di Palopo, Nurdin Abdullah Melayat Jenazah Andi Maddusila
Foto: IST

RAKYATKU.COM, GOWA - Calon Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah terpaksa harus meninggalkan lokasi kampanyenya usai mendengar Raja Gowa Andi Maddusila Karaeng Ijo meninggal dunia.

Nurdin Abdullah meninggalkan Kota Palopo dan langsung ke Balla Lompoa Kabupaten Gowa, tempat Jenazah Andi Madusila Karaeng Ijo disemayamkan, pada Senin (11/6/2018). 

Nurdin Abdullah yang juga Raja Bantaeng terikat dalam hubungan kekerabatan yang diikat dalam satu organisasi dengan Andi Madusila, Ikatakan Cendikiawan Keraton Nusantara (ICKN). 

Hubungan kekerabatan antara dua tokoh ini, Prof HM Nurdin Abdullah dan Andi Madusila telah berlangsung lama sehingga Prof Nurdin sangat kehilangan sosok raja Kharismatik Gowa tersebut, 

Dalam rilis yang diterima redaksi, Prof Nurdin Abdullah tidak mampu menahan air mata ketika berdoa di depan Jenazah Raja Gowa Andi Madusila Kr Ijo.

Keduanya sama-sama dalam ikatan kerajaan. Andi Madusila dinobatkan menjadi Raja Gowa. Sedangkan Prof HM Nurdin Abdullah adalah Raja Bantaeng.