Kamis, 14 Juni 2018 09:02 WITA

Versi LSI, Calon Dengan Tingkat Popularitas 80 Persen ke Atas Berpotensi Menangkan Pilgub Sulsel

Editor: Nur Hidayat Said
Versi LSI, Calon Dengan Tingkat Popularitas 80 Persen ke Atas Berpotensi Menangkan Pilgub Sulsel
Peneliti LSI, Fitri Hari.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Citra Publik Indonesia-Lingkaran Survei Indonesia (CPI-LSI) Network mengklaim kandidat yang memiliki tingkat popularitas lebih dari 80 persen berpotensi memenangkan kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh peneliti LSI, Fitri Hari. Menurutnya, kandidat dengan tingkat pengenalan 80 persen ke atas diprediksi memiliki basis pendukung riil ketimbang kandidat yang tingkat popularitasnya lebih rendah dari standar tersebut.

"Seorang calon jika ingin menang itu tingkat pengenalannya harus 80 persen ke atas. Itu berdasarkan pengalaman survei," katanya belum lama ini.

Selain tingkat popularitas yang perlu digarap oleh kandidat, menurut Fitri, ada tiga peluang lain yang bisa dimanfaatkan oleh pasangan calon bila ingin memenangkan Pilgub Sulsel 2018.

"Salah satunya adalah bisa memaksimalkan sisa swing voter di Sulsel yang saat ini berjumlah 14,0 persen. Suara mengambang masih cukup tinggi. 14,0 persen itu sekitar 558 ribu pemilih. Kalau dibulatkan bisa 600 ribu pemilih," jelasnya.

Peluang lainnya, menurut Fitri, adalah mengoptimalkan partisipasi di basis pemilih. "Serta bisa meyakinkan publik untuk melanjutkan pembangunan Sulsel dan success story SYL," pungkas Fitri.

Sekadar diketahui, dalam survei Pilgub Sulsel 2018 terbaru yang dirilis oleh CPI-LSI, kandidat dengan tingkat popularitas tertinggi dimiliki oleh Ichsan Yasin Limpo dengan tingkat popularitas mencapai 83,9 persen. Cagub nomor urut empat tersebut dibuntuti oleh Aziz Qahhar Mudzakkar dengan 75,1 persen. Sementara itu, tingkat popularitas Nurdin Halid berada diurutan ketiga dengan 69,4 persen, disusul Agus Arifin Nu'mang sebesar 58,9 persen dan Nurdin Abdullah sebesar 56,9 persen.