Selasa, 12 Juni 2018 09:50 WITA

Pecat Via WA, Ketua DPD PKS Makassar Dinilai Tak Hargai Kerja Kader

Editor: Muh. Taufik
Pecat Via WA, Ketua DPD PKS Makassar Dinilai Tak Hargai Kerja Kader

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Usai dilantik sebagai Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Makassar, Anwar Faruq mulai unjuk gigi. Tidak hanya mengganti kepengurusan di tingkat DPD Makassar, aksi bersih-bersih Faruq berlanjut ke tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 10 kecamatan.

Faruq dianggap menyingkirkan Ketua DPC yang selama ini menentang kepengurusannya. Ada 10 Ketua DPC PKS diganti diantaranya DPC Tamalanrea Muhammad Khaerul, DPC Biringkanaya Andi Iqbal, DPC Manggala Anwar, DPC Panakkukang Syarifuddin, DPC Tallo Jafar Nurdin, DPC Bontoala Syarifuddin, DPC Rappocini Darmawansyah, DPC Makassar Syahruddin, DPC Tamalate Rafiuddin, dan DPC Mamajang Sholtan. 

Hanya saja, pergantian ini tidak sepenuhnya diterima oleh para ketua DPC, terlebih proses pergantian hanya dilakukan melalui pesan WhatsApp (WA). Ketua DPC Tamalanrea, Muhammad Khaerul misalnya, dia mengaku tidak paham alasan pergantian dirinya. Bahkan, menurut Khaerul, dia belum menerima SK pergantiannya sebagai Ketua DPC.

"Saya belum terima SK (Surat Keputusan pencopotan)-nya," ujarnya.

Khaerul menyayangkan model pergantian yang dilakukan oleh Faruq, sebab menurutnya sejauh ini tidak ada hal yang mendasar sehingga dirinya harus diganti.

"Kami sangat menyesalkan etika pemecatan ini tanpa ada alasan yang jelas. Kami di Lantik dengan Surat Keputusan namun kami didepak dengan hanya melalui Whatsapp. Apa kerja-kerja kami selama ini tidak dihargai," katanya.

Sebelumnya, Khaerul memang sangat lantang menyuarakan penolakan pada kepengurusan Faruq. Dia juga dikenal sebagai salah satu loyalis Eks Ketua DPD PKS Makassar, Hasan Hamido.