Selasa, 12 Juni 2018 11:27 WITA

Terdaftar di DPT Tapi KTP Elektronik Hilang, Pemilih Masih Dapat Gunakan Hak Suaranya

Editor: Andi Chaerul Fadli
Terdaftar di DPT Tapi KTP Elektronik Hilang, Pemilih Masih Dapat Gunakan Hak Suaranya

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) namun tidak dapat menunjukkan KTP elektronik atau Surat Keterangan (Suket) diperbolehkan menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Serentak 27 Juni 2018 mendatang.

Syaratnya, petugas KPPS dapat memastikan bahwa formulir Model C6-KWK yang dibawa tersebut sesuai dengan pemilih yang bersangkutan.

Hal tersebut tertuang dalam surat edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang ditujukan kepada KPU tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang menggelar Pilkada 2018. Surat edaran bernomor 574/PL.03, 6-SD/06/KPU/IV/2018 yang dikeluarkan KPU RI dua minggu jelang hari pencoblosan tersebut bersifat segera.

Dikonfirmasi, Ketua KPU Sulsel Misna M Attas menjelaskan bahwa surat edaran KPU RI pada poin 2  pasal b tersebut hanya berlaku bagi masyarakat yang kehilangan KTP elektronik atau Surat Keterangan (Suket).

“Itu pengecualian. Hanya diperbolehkan bagi pemilih yang kehilangan KTP elektronik atau Suket. Maka dengan formulir C6-KWK ini diperbolehkan,” tuturnya, Senin malam (11/6/2018).

Masyarakat yang masuk DPT, menurut Misna, adalah mereka yang telah mengikuti perekaman KTP elektronik dan masuk dalam data base kependendudukan.

“Soal berapa jumlah masyarakat Sulsel yang belum terekam KTP elektronik kami tidak mengetahui pasti karena kami tidak bisa masuk terlalu jauh. Itu ranahnya Disdukcapil," pungkasnya.