Senin, 18 Juni 2018 19:03 WITA

Hasil Survei CRC Berbeda dengan CSIS, Ini Reaksi Kubu NH-Aziz

Editor: Mulyadi Abdillah
Hasil Survei CRC Berbeda dengan CSIS, Ini Reaksi Kubu NH-Aziz
Foto: Dok/Rakyatku

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kubu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) ikut menanggapi hasil survei elektabilitas kontestan Pilgub Sulsel yang dirilis Celebes Reserach Center (CRC), Senin (18/6/2018).

Juru bicara NH-Aziz, Muh Natsir mengatakan, hasil survei CRC yang menempatkan jagoannya di urutan kedua, menjadi salah satu alasan bagi tim pemenangan NH-Aziz untuk semakin gencar bersosialisasi.

"Sebagai paslon yang tingkat elektabilitasnya dibawah paslon lain, adalah bagian dari dinamika berpilkada. Dan kami pasti fokus terus mempertahankan kerja-kerja pemenangan," kata Muh Natsir.

Muh Natsir beranggapan, kredibilitas CRC itu akan diuji di Pilkada Sulsel tahun ini, yang menempatkan NH-Aziz pada urutan kedua.

"Dan itu tidak membuat kami tercengang, karena kami memiliki survei banding dan survei opini publik lainnya sebagai referensi yang dilansir oleh beragam lembaga kredibel, yang memiliki track record jitu dalam setiap survei di tingkat lokal dan nasional," ujarnya.

Namun pihaknya tetap menghormati hasil survei CRC sebagai hasil penelitian ilmiah. "Kami tetap mengapresiasi hasil survei CRC itu," pungkasnya.

Diketahui, hasil survei CRC, menempatkan pasangan calon nomor urut tiga, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) unggul dengan tingkat elektabilitas mencapai 34,6 persen, disusul Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) sebesar 26,3 persen. 

Duet Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) berada diurutan ketiga dengan tingkat elektabilitas sebesar 21,4 persen, serta pasangan Agus Arifin Nu'mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) berada di urutan buncit dengan tingkat elektabilitas hanya 6,3 persen. Adapun responden yang tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 11,5 persen. 

CRC melakukan survei pada tanggal 2-10 Juni 2018. Adapun jumlah responden sebanyak 1.110 responden yang terdistribusi secara proporsional di 24 kabupaten/kota se Sulsel. Pengumpulan data menggunakan wawancara tatap muka langsung (face to face) dengan menggunakan kuesioner.

Survei ini menggunakan metodologi multistage random sampling dengan margin of error +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Survei CSIS

Pada bulan lalu, lembaga Centre for Strategic and International Studies (CSIS) melansir temuannya untuk Pilgub Sulsel pada 13 Mei 2018 di Jakarta. Survei yang dilakukan sejak 16 hingga 30 April 2018 itu, menempatkan elektabilitas paslon Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) diurutan pertama dengan presentase 30,6 persen. Kemudian, disusul pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman 21,2 persen.

Di tempat ketiga temuan survei CSIS Indonesia, paslon Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) memperoleh 20,7 persen. Sementara, duet Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-Tanribali) memperoleh 9,9 persen elektabilitas.

Survei CSIS Indonesia menggunakan sampel awal dengan melibatkan 1.000 orang. Namun berdasar analisis data, Arya mengatakan CSIS dalam survei tersebut hanya menggunakan 898 responden yang tersebar secara proporsional di seluruh kabupaten/kota di Sulsel. Margin of error survei CSIS mencapai 3,27 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.