Senin, 18 Juni 2018 20:45 WITA

Duh... Oknum Polisi Diduga Intimidasi Simpatisan IlhamSAH Mengaku Lakukan Money Politic

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Nur Hidayat Said
Duh... Oknum Polisi Diduga Intimidasi Simpatisan IlhamSAH Mengaku Lakukan Money Politic
Ikbal (kiri, kemeja biru) dan Suardi.

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Konstalasi politik di Kabupaten Bantaeng mulai memanas. Mendekati pencoblosan pada 27 Juni 2018, salah seorang simpatisan paslon nomor urut 3, Ilham Azikin-Sahabuddin (IlhamSAH), Ikbal (23) diduga mendapat ancaman dari salah satu oknum polisi Polres Bantaeng berinisial B.

Didampingi Ketua Tim Hukum IlhamSAH, Suardi, Ikbal membeberkan kronologis kejadian dugaan intimidasi pada Minggu malam (17/6/2018). 

"Saya dari Banyorang menuju ke Batu Labbu, Kecamatan Gantarangkeke. Tapi di perjalanan mati lampu, jadi saya singgah di salah satu tempat," ujar Ikbal saat konferensi pers di Warkop Ayah, Lamalaka Bantaeng, Senin (18/6/2018).

Ia melanjutkan, berselang beberapa menit, pemuda 23 tahun yang sehari-harinya sebagai petani ini didatangi dua orang dan lalu dibawa ke posko paslon nomor urut dua, Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba.

Di posko itu, kata Ikbal, dirinya dipaksa oleh oknum polisi tersebut untuk mengaku dirinya telah melakukan money politic atau bagi-bagi uang di Batu Labbu.

"Akui kalau kamu yang bawa uang untuk bagi-bagi nah. Kalau tidak, saya tembak kamu," aku Ikbal mengikuti ucapan oknum polisi tersebut.

Loading...

Tak hanya mendapat intimidasi, salah satu pendukung paslon nomor urut dua itu diduga menyulut rokok ke leher di bawah telinga Ikbal.

"Hari ini (Senin) kami telah resmi melaporkan oknum polisi tersebut di Propam Polres Bantaeng," ujar Suardi, Ketua Tim Hukum IlhamSAH, 

"Kami harap agar kepolisian netral dalam menjalani pengamanan Pilkada, jangan berat sebelah," cetusnya.

Dirinya berharap oknum polisi yang diduga melakukan intimidasi bisa diinvestigasi dan ditindak tegas.

Loading...
Loading...