Rabu, 20 Juni 2018 16:40 WITA

Survei IPI di Gowa: IYL-Cakka 54 Persen, Prof Andalan 21,3 Persen

Penulis: Fathul Khair
Editor: Mulyadi Abdillah
Survei IPI di Gowa: IYL-Cakka 54 Persen, Prof Andalan 21,3 Persen
Direktur Eksekutif PT IPI, Suwadi Idris Amir dalam memaparkan hasil risetnya, Rabu (20/6/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Lembaga survei lokal Indeks Politica Indonesia (IPI) merilis sebaran dukungan empat kontestan Pilgub Sulsel di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.

Pasangan nomor urut 3, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) unggul di 12 kabupaten/kota alias separuh dari 24 daerah di Provinsi Sulsel versi IPI. Namun, swing voters masih tergolong cukup besar.

Yakni di Kota Makassar, Kabupaten Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Soppeng, Maros, Pinrang, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Luwu Utara.

Di Bantaeng yang pernah dipimpin Nurdin Abdullah selama sepuluh tahun, dukungan Prof Andalan paling banyak. Sebanyak 67,1 persen. Disusul Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) 6,8 persen, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) 5,0 persen, dan Agus Arifin Nu'mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) 4,3 persen.

Sementara itu, pasangan nomor urut 1, NH-Aziz unggul di 9 kabupaten. Yakni di kabupaten Selayar, Bone, Pangkep, Barru, Parepare, Sidrap, Enrekang, Luwu Timur dan Wajo.

NH-Aziz unggul telak di Kabupaten Bone dari tiga paslon lainnya. Dalam survei IPI ini, di Bone, NH-Aziz mengantongi dukungan 45,7 persen. Prof Andalan sebesar 24,8 persen, IYL-Cakka sebanyak 14,3 persen, dan Agus-TBL mengantogi 6,3 persen.

Sementara pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), unggul di tiga daerah. Yakni di Kabupaten Gowa, Luwu, dan Palopo.

IYL-Cakka mengantongi dukungan paling banyak di Kabupaten Gowa. Sebanyak 54,0 persen. Di Gowa, NH-Aziz meraup dukungan 10,0 persen, Prof Andalan 21,3 persen, dan Agus-TBL 4,8 persen.

Pasangan Agus-TBL, tak satu pun daerah yang unggul.

"Dari data yang kita miliki, Prof Andalan dominan di beberapa daerah," kata Direktur Eksekutif PT IPI, Suwadi Idris Amir dalam memaparkan hasil risetnya, Rabu (20/6/2018).

Ia menjelaskan, pasangan NH-Aziz menjadi kontestan kedua yang paling banyak unggul di kabupaten/kota di Sulsel. Namun, unggulnya NH-Aziz itu, presentasinya beda tipis dengan kandidat lain.

"Lawan-lawan Prof Andalan juga banyak yang unggul. Tapi unggulnya hanya tipis. NH-Aziz sebenarnya kalau mampu meningkatkan keunggulan daerah yang diungguli, punya potensi mengejar. Tapi pertanyaannya, apa bisa dengan sisa waktu sekarang ini," tambahnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Ichsan Yasin Limpo yang berada di daerah selatan, kalah bersaing dari Nurdin Abdullah.

"Di Takalar, dia (Ichsan Yasin Limpo) tidak mampu kuasai. Begitu peta saat ini. Begitu juga NH-Aziz, kurang bagus di daerah selatan," ujarnya.