Rabu, 20 Juni 2018 18:17 WITA

Survei Indo Barometer: Prof Andalan Unggul 11 Persen dari IYL-Cakka

Editor: Mulyadi Abdillah
Survei Indo Barometer: Prof Andalan Unggul 11 Persen dari IYL-Cakka
Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari saat pemaparan hasil survei di Hotel Grand Clarion Makassar beberapa waktu lalu.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Lembaga survei nasional, Indo Barometer ikut merilis survei terbarunya terkait tingkat elektabilitas empat kontestan Pilgub Sulsel.

Dikutip dari situs resmi Indo Barometer, pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) meraih elektabilitas tertinggi sebanyak 31,8 persen. Disusul Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) 20,4 persen.

Selisih kedua pasangan ini sebesar 11,4 persen. Di urutan ketiga, ada Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) 18,0 persen. Dan Agus Arifin Nu'mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) 7,1 persen. 

Riset Indo Barometer ini dengan memakai simulasi surat suara. Masih ada 22,7 persen responden yang tidak menandai apapun di surat suara.

Survei Indo Barometer: Prof Andalan Unggul 11 Persen dari IYL-Cakka

Pengumpulan data dilakukan Indo Barometer pada 5-10 Juni 2018. Survei dilakukan di 24 kabupaten/kota se-Sulsel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.

Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 800 responden, dengan margin of error sebesar +/- 3,46 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Indo Barometer juga merekam tingkat keterkenalan (popularitas) calon gubernur Sulsel. Popularitas Ichsan Yasin Limpo 87,0 persen, Nurdin Abdullah 84,6 persen, Nurdin Halid 82,4 persen, dan Agus Arifin Nu'mang 76,6 persen.

Untuk calon wakil gubernur Sulsel, Aziz Qahhar Mudzakkar meraih tingkat popularitas tertinggi sebanyak 82,8 persen. Di urutan kedua, Andi Mudzakkar (66,9 persen), Andi Sudirman Sulaiman (60,5 persen), dan Tanribali Lamo (55,6 persen).