Senin, 25 Juni 2018 23:19 WITA

LO Paslon Mukmin-Bisa Keberatan, KPU Jeneponto Jadi Sasaran, Ini Alasannya

Editor: Aswad Syam
LO Paslon Mukmin-Bisa Keberatan, KPU Jeneponto Jadi Sasaran, Ini Alasannya
Muh Jihad Akbar

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Ketua tim Liaison Officer (LO) Pasangan calon Bupati dan wakil Jeneponto, Mulyadi Mustamu-Muhammad Kasmin Makkamula, menyurati KPU Jeneponto, Senin (25/6/2018).

Dalam surat bernomor: III/UD/MUKMIN_BISA/JP/V/2018 yang ditandatangani Ketua Tim Pemenangan Mukmin BISA, Muh Jihad Akbar tersebut, berisi keberatan tim Mukmin-Bisa kepada KPU Jeneponto.

Itu terkait terbitnya sertifikat akreditas oleh pihak KPU Jeneponto kepada PT. Indeks Politica Indonesia (IPI), sebagai lembaga survei jejak pendapat dan perhitungan suara cepat pemilihan (Quick Count) Bupati dan wakil Bupati Jeneponto tahun 2018.

Tim pemenangan Mukmin-BISA menyampaikan keberatan kepada KPU Jeneponto, karena PT IPI, merupakan konsultan politik dari salah satu calon bupati dan wakil Bupati Jeneponto tahun 2018.

Ketua Liaison Officer (LO) Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Jeneponto Muh Akbar Jihad mengemukakan, pihaknya mengajukan surat keberatan di KPU Jeneponto, adanya indikasi keperpihakan salah satu oknum lembaga Quick Count.

"Kami keberatan dan sudah menyurati KPU Jeneponto, itu terkait dengan lembaga Indeks Politica Indonesia (IPI) yang akan dijadikan sebagai Quick Count. IPI ini adalah salah satu lembaga survei salah satu calon bupati Jeneponto," tegas Muh Jihad. 

Informasi yang dihimpun Rakyatku.com, selain LO pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Jeneponto Mukmin-Bisa, protes serupa juga dari LO Paslon Syafaat.