Minggu, 01 Juli 2018 18:58 WITA

Kalah Versi Quick Qount Pilkada Pinrang, Bersalam Ajukan Gugatan 

Editor: Nur Hidayat Said
Kalah Versi Quick Qount Pilkada Pinrang, Bersalam Ajukan Gugatan 

RAKYATKU.COM PINRANG - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pinrang nomor urut satu, Abdul Latif dan Usman Marham (Bersalam) kalah dalam versi quick count (hitung cepat) Pilkada Pinrang. Namun, tim pemenangan Bersalam menemukan sejumlah dugaan indikasi kecurangan yang dilakukan pihak lawan.

Ketua Tim Pemenangan Bersalam, Arifuddin Malli, mengatakan beberapa dugaan tersebut di antaranya, pemanfaatan C6 dan mobilisasi pemilih berlebihan yang dilakukan oknum penyelenggara di tingkat TPS. 

Selain itu, kata dia, dugaan kecurangan pada tingkat KPPS melalui penggunaan Surat Keterangan (Suket) dan KTP-el, yang menjadi salah satu syarat untuk terdaftar sebagai pemilih tambahan di luar dari daftar pemilih tetap yang sudah ditetapkan.

"Indikasi tersebut merugikan kandidat kami, sehingga untuk penguatan pembuktian maka dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada TPS 4 Desa Binanga Karaeng, Kecamatan Lembang, dan TPS 1 Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Duampanua," kata Arifuddin, Minggu (1/7/2018).

Arif, sapaan akrabnya, mengungkapkan pihaknya memiliki cukup banyak bukti, dugaan kecurangan lainnya yang terstruktur sistematis, dan masif (TSM), dan akan dilaporkan kepada pengawas penyelenggara Pilkada sesuai aturan yang berlaku.

"Tentu, kami tidak ingin kandidat kami dirugikan dengan kecurangan. Karena kecurangan yang dilakukan banyak, dan itu harus diproses," tuturnya.

Untuk diketahui, adapun hasil pemilihan lalu di TPS 4 Desa Binanga Karaeng, Kecamatan Lembang, paslon Bersalam mendapat 93 suara, sementara paslon Andi Irwan Hamid-Alimin (Bersama Lebih Baik-BLB) 142 suara. Setelah PSU, paslon Bersalam 124, sedangkan BLB 118 suara.

Sementara, di Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Duampanua, paslon Bersalam 173 suara, sementara paslon BLB 117 suara. Sementara, setelah PSU hasilnya, paslon Bersalam 166 suara, sedangkan paslon BLB 105 suara.