Kamis, 05 Juli 2018 15:18 WITA

Pilkada Usai, Dua Kades Jeneponto Jadi Terdakwa

Editor: Aswad Syam
Pilkada Usai, Dua Kades Jeneponto Jadi Terdakwa
Suasana sidang di PN Jeneponto terkait dugaan pelanggaran pemilu 2018.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Dua kepala desa menjalani sidang di Pengadilan Negari Jeneponto, setelah jadi terdakwa kasus dugaan pelanggaran pemilu tahun 2018.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Jeneponto, Asnaeni membenarkan kalau sidang itu terkait dugaan pelanggaran pemilu 2018.

Dua kepala desa yang menjadi terdakwa tersebut adalah, Kepala Desa Kalimporo Zulkarman dan Kepala Desa Tombo Tombolo Jamaluddin. Sidang itu akan dipercepat selama satu minggu.

Jamaluddin diduga hadir dalam kegiatan kampanye di daerah yang bukan wilayahnya pemerintahannya, dan Zulkarman diduga memfasilitasi salah satu paslon bupati Jeneponto.

"Hari ini sementara berlangsung sidangnya, dua kepala desa, Zulkarman dan Jamaluddin diduga menfasilitasi calon bupati Jeneponto. Keduanya diancam pidana 6 bulan penjara," jelas Asnaeni kepada Rakyatku.com, Kamis (5/7/2018).

Panitera Muda Pidana Pengadilan Negeri Jeneponto, Thedores Harinda, membenarkan dua kepala desa menjalani sidang pemilu terkait dugaan pelanggaran pemilu. 

"Benar hari ini, ada dua kepala desa menjalani sidang pemilu di Pengadilan Negeri Jeneponto," kata Thedores. 

Suasana Sidang Pemilu berlangsung di Pengadilan Negeri Jeneponto. Kamis (5/7/2018).