Jumat, 06 Juli 2018 01:46 WITA

Rekap KPU Makassar Diskorsing, Jendela dan Pintu Ruang Hotel Disegel Panwaslu

Editor: Nur Hidayat Said
Rekap KPU Makassar Diskorsing, Jendela dan Pintu Ruang Hotel Disegel Panwaslu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan Pilwalkot Makassar diskorsing. Rapat pleno yang digelar di Hotel Maxone, Jalan Taman Makam Pahlawan itu, baru akan dilanjutkan pukul 09.00, Jumat pagi (6/7/2018).

Rapat pleno itu dihentikan, karena pihak hotel memberikan batas waktu untuk menggelar rapat hanya sampai pukul 11.00 Kamis malam (5/7/2018). KPU Makassar, saksi, dan Panwaslu sepakat rapat pleno diskorsing.

Komisioner Panwaslu Makassar, Nur Mutmainnah menyarankan, agar kotak suara yang berisi berita acara rekapitulasi hasil penghitungan di tingkat PPK atau kecamatan, disegel dengan sticker khusus yang dibuat Panwaslu.

"Pemasangan stiker ini tidak mengurangi kepercayaan kita kepada KPU dan aparat kepolisian. Justru kami mau menambah kepercayaan masyarakat," kata Mutmainnah.

"Karena kami tidak ingin ada hal-hal, atau persoalan lagi. Kami hanya menjaga kemungkinan-kemungkinan. Itulah tugas kami sebagai Panwas," tambahnya.

Saksi paslon Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), Rahman Pina keberatan dengan usulan Panwaslu itu.

"Kami sepakat kalau dalam undang-undang ada aturan memasangi sticker. Tapi kalau tidak ada, jangan ditambahkan aturan yang tidak ada," kata legislator Kota Makassar ini.

Komisioner KPU Makassar, Abdullah Mansur memberikan saran. Kotak suara tidak disegel. Tapi akses masuk ke ruangan yang berisi kotak suara itu, baik jendela dan pintu yang disegel.

Anggota Panwaslu Kota Makassar dan Panwascam, akhirnya memasangi sticker khusus jendela dan pintu ruangan yang juga menjadi tempat digelarnya rapat pleno terbuka itu.