Jumat, 06 Juli 2018 19:21 WITA

Bawaslu Sulsel Dalami Dugaan Pemukulan Anggota Panwascam Sangkarrang

Penulis: Rizal
Editor: Mulyadi Abdillah
Bawaslu Sulsel Dalami Dugaan Pemukulan Anggota Panwascam Sangkarrang
Komisioner Divisi Hukum Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan menyayangkan adanya dugaan pemukulan anggota Panwascam Sangkarrang Kota Makassar, Rusli oleh Sekretaris KPU Makassar, Sabri.

Komisioner Divisi Hukum Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf mengungkapkan, pihaknya menaruh perhatian utama terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi di rapat pleno KPU Makassar tersebut.

"Kita menyayangkan kalau betul ada kejadian pemukulan atau penganiayaan seperti yang diberitakan. Kalau memang betul, karena kami sementara mendalami. Adanya kontak fisik seperti itu sangat disayangkan. Itu menjadi atensi kita semua, baik Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu RI," tuturnya saat ditemui Rakyatku.com di Kantor Bawaslu Sulsel, Jalan AP Pettarani Makassar, Jumat sore (6/7/2018).

Azry mengaku pihak Bawaslu Sulsel sendiri sudah menerima laporan terkait hal tersebut. Saat ini, menurut Azry, anggota Panwascam yang diduga dipukul tersebut sedang memberikan keterangan di Gakkumdu.

"Panwascam yang diduga dipukul ini sedang diambil keterangannya di Gakkumdu. Dia datang melapor tadi.
Kami selalu pantau setiap saat. Kami sedang berkoordinasi dengan pihak Panwas dan KPU Provinsi untuk mendapatkan akses kesana (rapat pleno KPU Makassar)," jelasnya.

Azry berharap semua pihak dapat menahan diri dan menciptakan kondisi yang aman saat pelaksanaan rekapitulasi perhitungan suara Pilwalkot Makassar yang sesuai jadwal harus rampung pada Jumat malam (6/7/2018).

"Akan tetapi sebetulnya saya kira semua pihak sangat memahami situasinya. Semua pihak yang terlibat dalam proses ini mungkin terlalu bersemangat, tetapi bukan berarti dengan semangat itu kita saling menyakiti. Pemilu ini tidak boleh membuat kita pilu," tutupnya.