Minggu, 08 Juli 2018 17:51 WITA

Ini Pernyataan Terkini Appi-Cicu Soal Pilwalkot Makassar

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Aswad Syam
Ini Pernyataan Terkini Appi-Cicu Soal Pilwalkot Makassar
Arsony

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -- Pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), membuat pernyataan terkini seputar Pilwalkota Makassar.

Juru bicara pasangan Appi-Cicu, Arsony menegaskan, Pilwalkot Makassar 2018 belum berakhir. Meskipun, KPU Makassar telah menyatukan, Pilwalkot Makassar akan diulang pada tahun 2020, mengingat kolom kosong mendapat suara lebih banyak ketimbang Appi-Cicu.

"Yang pasti, kami menganggap (Pilwalkot) ini belum selesai," tegas Arsony, saat dikonfirmasi via sambungan telepon, pada Minggu (8/7/2018).

Hanya saja, Arsony belum mau membeberkan, langkah apa yang akan ditempuh untuk tetap memperjuangkan asa jagoannya memimpin Makassar. 

Ada beberapa opsi, katanya, yang saat ini masih menjadi perbincangan di internalnya. Seperti, melakukan gugatan hukum ke Mahkamah Konstitusi atau langkah hukum lainnya.

"Saya nanti lah kita akan pastikan langkah apa yang ditempuh. Karena percuma juga kalau kami maju (gugatan) ke MK, kalau kita tidak mengakurasi semua materi-materi yang perlu dipersiapkan," papar politikus PDIP tersebut.

Dia hanya menegaskan, upaya hukum lebih lanjut tentu akan ditempuh oleh Appi-Cicu. Ia pun mengungkapkan, dalam waktu dekat akan mengumumkan hal itu lewat jumpa pers.

Seperti diketahui, Appi-Cicu sulit untuk mengajukan gugatan ke MK jika yang diperkarakan hanya soal hasil suara. Pasalnya, Appi-Cicu terpaut selisih 6,46 persen persentase suara dari suara kolom kosong. Sementara, berdasarkan UU No 10 Tahun 2016 pasal 158, khusus di Makassar, diperbolehkan memperkarakan perolehan hasil suara di MK jika selisihnya sebesar 0,5 persen. 

Berdasarkan peraturan yang sama pula, Appi-Cicu bisa mengajukan gugatan ke MK, paling lambat 3 hari kerja terhitung keputusan tersebut diambil. Berarti, Appi-Cicu paling lambat bisa mengajukan sengketa ke MK paling lambat 10 Juli 2018.