Minggu, 08 Juli 2018 23:28 WITA

Rapat Pleno KPU Sulsel 'Sepi' Interupsi, Hanya LO NH-Aziz Beri Sanggahan

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Rapat Pleno KPU Sulsel 'Sepi' Interupsi, Hanya LO NH-Aziz Beri Sanggahan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilgub Sulsel di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani Makassar, Minggu malam (8/7/2018).

Berbeda dengan rapat pleno penghitungan suara Pilwalkot Makassar beberapa waktu lalu yang berlangsung alot, rekapitulasi Pilgub Sulsel cenderung berjalan adem dan nyaris tak ada interupsi ataupun sanggahan berarti yang disampaikan oleh Liaison Officer (LO) empat kontestan Pilgub Sulsel 2018.

Tercatat, hanya LO pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), Ziaurrahman yang sempat memberi interupsi diawal rapat pleno tersebut.

"Saya mau pertanyakan berapa suket dan berapa DPT ganda, karena ini akan dicocokkan di kabupaten. Seharusnya data itu tiga hari terakhir sudah harus ada di paslon," tegasnya.

Interupsi Ziaurrahman tersebut lantas dijawab oleh Ketua KPU Sulsel, Misna M Attas. Menurutnya, pertanyaan tersebut akan dijawabnya di akhir rapat pleno terbuka tersebut. Hal tersebut dilakukan agar tidak mengganggu jalannya pembacaan rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Sulsel dari 24 kabupaten/kota.

"Pertanyaannya saya kira sudah lengkap. Kita akan jawab di akhir rapat pleno ini. Disitu ada sesi khusus untuk menjawab interupsi yang ada," kata Misna sembari mempersilahkan komisioner KPU kabupaten/kota untuk melanjutkan pembacaan rekaptulasi penghitungan suara.

Pasca interupsi LO NH-Aziz tersebut, tak ada lagi interupsi yang mewarnai jalannya rapat pleno. Pembacaan rekapitulasi suara yang dilakukan oleh perwakilan komisioner KPU kabupaten/kota secara bergantian tersebut berjalan lancar.

Hingga berita ini diturunkan, 12 kabupaten/kota telah dibacakan hasil rekapitulasi penghitungan suaranya. Tersisa 12 kabupaten/kota lagi yang akan membacakan hasil penghitungan suaranya.