Selasa, 10 Juli 2018 14:31 WITA

Bawaslu Sulsel Putuskan Dugaan Pelanggaran Danny Pomanto Sore Ini

Penulis: Rizal
Editor: Mulyadi Abdillah
Bawaslu Sulsel Putuskan Dugaan Pelanggaran Danny Pomanto Sore Ini
Danny Pomanto menjawab pertanyaan awak media usai memberikan klarifikasi ke Bawaslu Sulsel, pada Senin (9/7/2018) malam.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mengagendakan pengambilan keputusan satu laporan terkait Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, Selasa (10/7/2018) sore.

"Insyaallah laporan yang nomor 11 akan kita plenokan atau lakukan rapat pembahasan kedua paling lambat sore. Pembahasan kedua itu untuk menentukan apakah ada perbuatan melawan hukum atau tidak," kata Komisioner Divisi Hukum, Penindakan dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf, Selasa (10/7/2018).

Sementara itu satu laporan lainnya, menurut Azry, batas penangannya sampai Rabu (11/7/2018) besok. Namun pihaknya tetap berupaya merampungkan dua laporan tersebut sekaligus pada hari ini.

"Kalau laporan nomor 12-nya itu batasnya besok (Rabu, 11/7/2018). Tapi jika memungkinkan kita akan tuntaskan semua jika tidak ada lagi bukti-bukti yang kita butuhkan," tambahnya.

Disinggung apakah pihak Bawaslu Sulsel masih akan melakukan pemanggilan terhadap Danny sebelum diadakan pembahasan kedua, Azry mengaku klarifikasi Danny pada Senin malam (9/7/2018) sudah cukup.

"Saya kira untuk Pak Wali Kota cukup dulu karena kita sudah maksimalkan keterangannya. Kalaupun kasus ini ditingkatkan kepenyidikan baru ada pemanggilan lagi. Ini kan baru ditingkat Panwas dengan status penyelidikan," jelasnya.

Sekadar diketahui, ada dua laporan yang masuk ke Bawaslu menyangkut Danny. Kedua laporan tersebut yakni terkait dugaan keterlibatan Danny dalam pergerakan memenangkan kolom kosong di Pilwalkot Makassar 2018, serta laporan terkait aksi Danny melakukan sujud syukur pasca quick count Pilwalkot Makassar 2018.

Kedua laporan yang dituduhkan kepada Danny tersebut dilaporkan oleh perseorangan ke Bawaslu RI. Selanjutnya, Bawaslu RI melimpahkan laporan tersebut ke Bawaslu Sulsel untuk ditindaklanjuti.