Selasa, 10 Juli 2018 15:19 WITA

Ungkap Dugaan Kecurangan Pilbup Bone, Pendukung Koko Kerahkan 10.000 Massa

Editor: Nur Hidayat Said
Ungkap Dugaan Kecurangan Pilbup Bone, Pendukung Koko Kerahkan 10.000 Massa

RAKYATKU.COM, BONE - KPU Bone sudah menetapkan hasil rekapitulasi perhitungan suara Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulsel serta bupati dan wakil bupati Bone.  Namun, untuk Pilbup Bone, masih belum berakhir.

Pendukung kolom kosong (Koko) di Bone akan melakukan unjuk rasa di KPU, Panwaslu, dan DPRD Bone. Pendukung Koko akan melakukan aksi dengan menurunkan 10.000 massa.

Perwakilan LSM LPKP-LH, Bustang Dg Tunru, yang mendampingi para pendukung Koko mengatakan ada beberapa poin yang akan disampaikan terkait dugaan adanya kecurangan yang terjadi pada Pilkada Bone.

"Iya jadi begini ada beberapa aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada kami, dan besok (Rabu) kita akan sampaikan ke KPU, salah satunya adalah banyak wajib pilih yang tidak memiliki panggilan ke TPS untuk mencoblos," kata Bustam, Selasa (10/7/2018).

Selain itu, menurutnya, masyarakat menduga adanya praktik penggelembungan suara. 
Suara calon bupati dan wakil bupati Bone, A Fahsar M Padjalangi-Ambo Dalle (Tafaddal) ditambah, sementara ada pengurangan suara untuk Koko di beberapa TPS.

Selain itu, diduga ada praktik mobilisasi dan juga ancaman dari oknum camat dan kepala desa serta birokrasi yang seharusnya menjaga netralitasnya sebagai ASN.

"Ada sebagian bukti yang kami pegang, dan sementara masih kita kumpulkan semuanya karena banyak. Nah terkait 10.000 massa yang akan turun ini berasal dari 27 kecamatan di Bone," tuturnya.

Kapolres Bone, AKBP Kadarislam, yang dikonfirmasi membenarkan adanya surat masuk terkait pengawalan aksi di KPU, besok. "Iya rencananya begitu, ada surat masuk tapi dari LSM Jakarta," tutur Kadarislam.