Selasa, 10 Juli 2018 19:58 WITA

Pilkada Makassar

DIAmi Ajukan Gugatan ke MK

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Mulyadi Abdillah
DIAmi Ajukan Gugatan ke MK
Foto: Dok/Rakyatku

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Nama pasangan M Ramdhan 'Danny' Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) turut terpampang dalam permohonan perkara Pilkada serentak 2018 di situs Mahkamah Konstitusi (MK). 

Permohonan yang terkesan diam-diam ini diajukan pada pukul 14:45:14 WIB, Selasa, (10/7/2018) dengan nomor APPP 32/1/PAN.MK/2018. Danny mempercayakan perkara ini kepada M Nursal sebagai kuasa hukum. 

Namun, belum diketahui pokok perkara yang diajukan pasangan yang terdiskualifikasi di Pilkada Makassar itu. Pihak termohon adalah KPU Makassar.

DIAmi Ajukan Gugatan ke MK

Permohonan gugatan juga dilakukan pasangan Munafri Arifuddin-A Rachmatika Dewi (Appi-Cicu). Hal itu disampaikan salah satu Tim Hukum Appi-Cicu, Habibi yang ikut membawa berkas permohonan ke MK.

Hanya saja, Habibi masih merahasiakan, materi apa saja yang diajukan oleh kuasa hukumnya ke MK. 

"Nanti disampaikan (materinya) dalam persidangan. Masih kita keep sampai saat ini. Tunggu saja tanggal mainnya," tutur Habibi.

Sekadar diketahui, hasil rekap perolehan suara oleh KPU Makassar menetapkan, perolehan suara kolom kosong lebih besar dari pasangan Appi-Cicu. Selisihnya sebesar 36.550 suara. 

Pasangan Appi-Cicu meraih 264.245 suara atau 46,77 persen sedangkan kolom kosong sebesar 300.795 suara atau 53,23 persen. 

Selisih jumlah suara Appi-Cicu dengan kolom kosong melebihi ambang batas untuk digugat ke MK. Selisihnya 6,46 persen. 

Sesuai aturan, untuk mengajukan gugatan ke MK bagi Kota Makassar yang memiliki jumlah penduduk 1 juta lebih, harus memiliki selisih suara 0,5% dari total suara sah hasil penghitungan suara tahap akhir KPU Kabupaten/Kota.