Kamis, 12 Juli 2018 20:50 WITA

Partisipasi Pemilih di Makassar dan Bulukumba Terendah, Ada Apa?

Penulis: Rizal
Editor: Abu Asyraf
Partisipasi Pemilih di Makassar dan Bulukumba Terendah, Ada Apa?
Ketua KPU Sulsel Misna H Attas

RAKYATKU.COM - Partisipasi pemilih pada Pilkada di Sulsel tergolong tinggi. Khusus Pilgub Sulsel mencapai 70,53 persen. Namun, di beberapa daerah, angkanya jeblok. Paling parah di Makassar dan Bulukumba.

Di Makassar, dari 1.021.222 pemilih yang tercatat, hanya 585.268 di antaranya yang datang menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Artinya tingkat partisipasi pemilih hanya 57,31 persen. Calon tunggal diduga memicu rendahnya angka partisipasi pemilih.

Partisipasi pemilih yang rendah di Bulukumba lebih menjadi perhatian. Dari 311.688 jiwa yang tercatat sebagai pemilih, hanya 188.069 di antaranya yang datang ke TPS atau hanya 60,33 persen.

"KPU Bulukumba perlu mengevaluasi angka partisipasi pemilih di Bulukumba. Dari Pemilu ke Pemilu, Pilkada ke Pilkada, angkanya tidak pernah lebih dari 65 persen. Ini ada apa?" kata mantan komisioner KPU Sulsel, Ziaur Rahman Mustari saat rekap suara tingkat provinsi, Senin dini hari (9/7/2018).

Ketua KPU Sulsel Misna H Attas mengatakan, karakter pemilih di Bulukumba spesifik. Itu berdasarkan hasil kajian yang dilakukan komisioner periode sebelumnya. Rendahnya partisipasi pemilih dipicu banyaknya warga yang merantau atau bekerja di luar daerah.

Menurut Misna, penyelenggara dilematis dalam pendataan. Pada satu sisi, mereka tetap tercatat sebagai penduduk Bulukumba dan memiliki KTP Bulukumba. Tidak mungkin petugas menghapus nama mereka begitu saja tanpa alasan yang jelas.

Pada sisi lain, tidak ada jaminan mereka pulang atau berada di Bulukumba saat pemungutan suara berlangsung. Namun, Misna berjanji memberi perhatian khusus terhadap daerah yang partisipasi pemilihnya rendah.

Berdasarkan data hasil rekap, partisipasi pemilih di Kabupaten Sidrap tercatat paling tinggi, yakni 82,57 persen. Disusul Wajo 81,59 persen, Palopo 81,30 persen, Pinrang 80,30 persen, dan Jeneponto 80,30 persen.

Sementara tiga daerah dengan partisipasi pemilih terendah ditempati Toraja Utara 61,64 persen, Bulukumba 60,33 persen, dan Makassar 57,25 persen.


DATA PARTISIPASI PEMILIH PILGUB SULSEL 2018

1. Sidrap 82,57 persen
2. Wajo 81,59 persen
3. Palopo 81,30 persen
4. Pinrang 80,83 persen
5. Jeneponto 80,30 persen
6. Parepare 80,05 persen
7. Luwu 79,05 persen
8. Sinjai 78,73 persen
9. Selayar 77,82 persen
10. Enrekang 76,72 persen
11. Gowa 76,69 persen
12. Bantaeng 76,31 persen
13. Takalar 72,6 persen
14. Soppeng 71,99 persen
15. Bone 71,83 persen
16. Maros 70,17 persen
17. Barru 70,10 persen
18. Pangkep 68,35 persen
19. Luwu Utara 67,26 persen
20. Tana Toraja 66,8 persen
21. Luwu Timur 65,60 persen
22. Toraja Utara 61,64 persen 
23. Bulukumba 60,33 persen
24. Makassar 57,25 persen

TOTAL SULSEL
Pemilih: 6.144.955
Pengguna hak pilih: 4.334.359
Partisipasi pemilih: 70,53 persen