Jumat, 13 Juli 2018 11:48 WITA

Danny Pomanto Ungkap Fakta di Balik Gugatannya ke MK

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Danny Pomanto Ungkap Fakta di Balik Gugatannya ke MK
Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto mengungkapkan fakta lain dibalik gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi. Gugatan itu terpampang jelas dalam daftar permohonan perkara Pilkada Serentak 2018 di situs resmi MK pada Selasa (10/7/2018).

Dalam situs tersebut, permohonan gugatan lebih dulu diajukan oleh Danny Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi), yang merupakan mantan pasangan calon Pilkada Makassar. Selang beberapa jam kemudian, disusul permohonan pasangan Appi-Cicu.

"Sebenarnya dia (Appi-Cicu) yang duluan masukan permohonan. Saat pengajuan di MK, dia nomor urut 33 dan saya nomor 35," ungkap Danny pada Rakyatku.com.

Pengajuan gugatan itu, kata Danny, karena ia merasa khawatir jika peristiwa serupa yang terjadi di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) dan Mahkamah Agung (MA) terulang kembali.

"Mereka (Appi-Cicu) menggugat dengan KPU. Mohon maaf KPU perlu dipertanyakan. Mereka bela suara rakyat atau tidak? Saya tidak terlalu yakin. Karena di PT TUN dan MA, KPU seperti itu," ujarnya.

Melalui pertimbangan itu, maka pada saat Appi-Cicu mengajukan gugatan ke MK, pasangan DIAmi memutuskan untuk mengambil langkah yang sama.

Danny menilai, DIAmi memiliki kedudukan hukum atau legal standing dalam persoalan Pilkada Makassar 2018. Sehingga dianggap mempunyai hak untuk mengajukan permohonan ke MK. 

"Jadi tuntunkan kita, kalau Pilkada Makassar mau diulang, silahkan ulang, kita (DIAmi) masuk. PSU (Pemilihan Suara Ulang) saja langsung. Tidak ada kampanye dan sebagainya," pungkas Danny.