Selasa, 17 Juli 2018 14:06 WITA

KPU Makassar Belum Dapat Surat Resmi dari MK

Editor: Mulyadi Abdillah
KPU Makassar Belum Dapat Surat Resmi dari MK
Sabri

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - KPU Makassar belum mendapat surat resmi dari Mahkamah Konstitusi (MK) perihal sidang perkara gugatan Pilwalkot Makassar 2018. KPU dalam hal ini merupakan pihak termohon dari gugatan.

"Kami belum dapat surat resminya dari MK. Tapi informasinya sudah ada," kata Sekretaris KPU Makassar, Sabri, saat ditemui di kantornya, Jalan Perumnas Antang, pada Selasa (17/7/2018).

Informasi itu pun, kata Sabri, hanya merupakan tindak lanjut dari gugatan yang dilayangkan oleh Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu). Seperti diketahui, selain Appi-Cicu, pihak Moh Ramdhan 'Danny'Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) juga melakukan ajuan gugatan ke MK terkait hasil Pilwalkot Makassar.

"Kalau (lanjutan gugatan) Pak Danny, kami belum dapat informasinya," ungkapnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Makassar, Ramah Saiyed mengakui hal itu. Katanya, pada 23 Juli mendatang, pihaknya akan melakukan konsultasi ke KPU RI perihal langkah yang akan diambil sebelum dilakukan sidang di MK.

"Karena keputusan apapun yang kita ambil, kita harus konsultasi berjenjang. Baik ke KPU Provinsi (Sulsel) maupun ke KPU RI. Karena bagaimana pun, mereka juga harus tahu persoalan yang dihadapi oleh KPU Makassar," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, konsultasi tersebut perlu dilakukan untuk meminta arahan sekaligus langkah yang meski dilakukan oleh KPU Makassar dalam menghadapi sidang nantinya. "Jadi nantinya mereka bisa mengayomi kita," tutupnya.