Sabtu, 28 Juli 2018 22:21 WITA

KPU Sulsel akan Eksekusi Putusan DKPP Soal KPU Palopo Paling Lambat 1 Agustus

Penulis: Rizal
Editor: Adil Patawai Anar
KPU Sulsel akan Eksekusi Putusan DKPP Soal KPU Palopo Paling Lambat 1 Agustus
Komisioner KPU Sulsel, Uslimin.

RAKYATKU.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan, akan mengeksekusi putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI yang menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada lima komisioner KPU Palopo paling lambat 1 Agustus mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Komisioner Divisi Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi serta Hubungan Antar Lembaga KPU Sulsel, Uslimin. Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan perintah Undang-Undang yang mengatakan bahwa putusan tersebut harus dieksekusi oleh KPU Provinsi paling lambat 7 hari pasca putusan dibacakan.

"KPU Sulsel diberi waktu paling lambat 7 hari setelah dibacakan untuk melaksanakan keputusan ini. Ini diputuskan tanggal 25 Juli berarti batasnya tanggal 1 Agustus," tuturnya saat ditemui di Kantor KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani Makassar, Sabtu (28/7/2018).

Menurut Uslimin, saat ini tiga komisioner KPU Sulsel sedang berada di Jakarta untuk berkonsultasi dengan KPU RI terkait keputusan DKPP tersebut.

"Saat ini ada tiga komisioner KPU Sulsel ada di Jakarta, yaitu Bu Upi Hastati dan Pak Asram Jaya, serta Bu Ketua KPU Provinsi (Misna M Attas) yang baru berangkat tadi. Selain mendampingi teman-teman yang berperkara di MK, ini juga termasuk untuk berkonsultasi dengan KPU RI terkait keputusan DKPP. Hasilnya, akan kami plenokan setelah mereka kembali kesini (Makassar)," tambahnya.

Menurut Uslimin, selama putusan itu belum dieksekusi oleh KPU Sulsel, lima komisioner KPU Palopo tersebut masih menjalankan tugas dan kewajibannya selaku penyelenggara Pemilu di Kota Palopo.

"Selama belum dieksekusi, teman-teman (Komisioner KPU Palopo) masih bertugas sebagai komisioner. Segala persuratan dan perbaikan berkas Bacaleg (bakal calon legislatif) yang akan berakhir masa perbaikannya pada tanggal 31 Juli masih mereka yang diberi tanggung jawab," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, DKPP RI menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap 5 anggota KPU Kota Palopo. Kelima komisioner KPU Palopo tersebut masing-masing Haedar Djidar, Syamsu Alam, Faisal, Faisal Mustafa, dan Muhammad Amran, 

Putusan tersebut dibacakan dalam sidang pembacaan putusan sesi II di kantor DKPP RI di Jakarta, Rabu (25/7/2018) yang disiarkan langsung lewat FB resmi DKPP.

Menurut DKPP, Komisioner KPU Palopo dalam proses pelaksanan Pilwalkot Palopo pada beberapa waktu lalu, tidak cermat dan mengabaikan rekomendasi Panwaslu Palopo perihal rekomendasi agar pasangan Judas Amir-Rahmat Bandaso didiskualifikasi sebagai peserta.