Selasa, 07 Agustus 2018 18:46 WITA

Nurdin Abdullah ke Warga Selayar: Mari Kita Kubur Atribut Pilkada

Editor: Mulyadi Abdillah
Nurdin Abdullah ke Warga Selayar: Mari Kita Kubur Atribut Pilkada
Foto: IST

RAKYATKU.COM, SELAYAR - Nurdin Abdullah berkeliling daerah usai dinyatakan sah sebagai Gubernur Sulsel terpilih oleh KPU Sulsel dan DPRD Sulsel.

Setelah berkunjung ke Wajo, Palopo, Luwu, Toraja, Toraja Utara, kali ini Nurdin kembali menyambangi Selayar, pada Selasa (7/8/2018).

Kehadiran Nurdin bersama sejumlah rombongan dan tim pemenangannya pada Pilgub Sulsel 2018, mendapat respons positif dari tokoh masyarakat Selayar.

"Prof Nurdin Abdullah betul-betul manampakkan sikap sebagai seorang negarawan. Kalau politisi pasti tidak akan datang lagi karena kalah di Selayar pada Pilgub lalu," ungkap eks Bupati Selayar Periode 1994-2004, Akib Patta saat didatangi Nurdin dalam acara pertemuan relawan, di Kelurahan Benteng Selatan, Kecamatan Benteng Selayar.

Dalam catatan tertulisnya ke redaksi, Akib mengenang, Nurdin beberapa kali datang ke Selayar saat kampanye, untuk menawarkan program-program unggulannya, utamanya bagaimana cara membangun dan mengembangkan Bantaeng.

"Prof Nurdin Abdullah sudah tawarkan program yang baik. Sayangnya hanya 21 ribu yang memilih Prof. Yang memilih inilah yang paham dengan program Prof Nurdin Abdullah," jelas Akib Patta.

Kendati demikian, ia bertekad akan mengawal program Nurdin bersama Andi Sudirman Sulaiman selaku pimpinan pemerintahan tertinggi di Sulsel. 

"Kalau ada daerah masih tertinggal seperti Selayar, maka Sulsel juga tidak maju," ketusnya.

Sementara itu, Nurdin dalam sambutannya mengatakan, upayanya berkeliling daerah, untuk niatan yang baik. Yakni mengembalikan semangat masyarakat untuk terus bersatu dan bergotong royong dalam pembangunan daerah, lantaran sempat terpecah saat kontestasi politik yang lalu. 

"Setelah ada calon yang terpilih mari kita kubur dalam-dalam atribut pilkada. Yang menang adalah rakyat sulsel," tegas Guru Besar Unhas tersebut..

Menurut Nurdin Abdullah, kalau rakyat Sulsel menyatu dengan mudah pemerintah, maka bukan hal sulit untuk menggerakkan pembangunan.