Kamis, 09 Agustus 2018 11:16 WITA

Sengketa Pilkada Bantaeng: MK Tolak Gugatan Andi Sugiarti Mangun Karim

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Mulyadi Abdillah
Sengketa Pilkada Bantaeng: MK Tolak Gugatan Andi Sugiarti Mangun Karim
Foto: IST

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan gugatan yang diajukan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bantaeng, Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba (SumangNa). 

Putusan ini dibacakan dalam sidang dismissal perkara hasil Pilkada Bantaeng, pada Kamis (9/8/2018).

Ada berbagai alasan hakim sehingga menolak permohonan gugatan pihak pemohon. Salah satunya adalah permohonan pemohon salah objek. Hakim menilai permohonan pemohon tidak tepat untuk disidangkan di MK. 

"MK tidak berwenang mengadili perkara seperti yang diajukan pihak pemohon," kata hakim MK, I Dewa Gede. 

Hal yang sama juga diungkapkan hakim anggota lainnya, Anwar Usman. Dalam persidangan dia mengabulkan eksepsi termohon secara keseluruhan dan menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima.

Keputusan MK ini makin mengukuhkan pasangan Ilham Azikin-Sahabuddin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng lima tahun ke depan. 

Tim Hukum IlhamSAH, Suardi mengatakan, kemenangan di MK ini adalah kemenangan sempurna untuk pasangan yang berjargon IlhamSAH. 

Berkat adanya putusan ini, hasil Pilkada Bantaeng tidak bisa lagi diperkarakan. "Tidak ada lagi langkah hukum yang bisa membatalkan putusan hasil Pilkada Bantaeng," ujar dia.

Sekadar diketahui, hasil rekap KPU Bantaeng menyebutkan, pasangan Ilham Azikin-Sahabuddin (IlhamSAH) meraup suara terbesar sebanyak 48.549 suara. Disusul oleh paslon nomor urut 2, Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba (Sumanga'Na) yang meraih 40.027 suara.

Di posisi buncit ditempati oleh paslon nomor urut 1, Muh. Alwi-Nurdin Halim (Siana'ta) sebesar 17.267 suara. Adapun surat suara yang dinyatakan sah sebanyak 105843 suara, dan 3118 suara tidak sah dari total 140.535 DPT dari 357 TPS.