Kamis, 09 Agustus 2018 15:01 WITA

Gugatannya Ditolak MK, Andi Sugiarti Belum Menyerah

Penulis: Rizal
Editor: Mulyadi Abdillah
Gugatannya Ditolak MK, Andi Sugiarti Belum Menyerah
Andi Sugiarti Mangun Karim

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Calon bupati Bantaeng, Andi Sugiarti Mangun Karim masih enggan menyerah meski permohonannya ditolak oleh majelis Mahkamah Konstitusi (MK). 

"Apapun yang dia (MK) putuskan itu haknya untuk memutuskan. Kalau saya berada dalam posisi bahwa saya tidak bisa memaksakan perkara ini untuk lanjut kalau memang MK sudah memutuskan seperti itu. Kami merasa tidak terganggu dengan keputusan MK," tutur Andi Sugiarti Mangun Karim saat dikonfirmasi Rakyatku.com, Kamis (9/8/2018).

Menurut Andi Sugiarti, tim hukumnya saat ini sedang mempersiapkan upaya hukum lain yang akan ditempuhnya pasca gugatannya kandas di MK.

"Tentu, saya masih punya jalur lain untuk saya tempuh untuk membuktikan bahwa terjadi pelanggaran dan kecurangan dalam proses Pilkada Bantaeng. Masih ada beberapa alternatif yang akan kami tempuh. Kan masih terbuka beberapa pintu hukum untuk itu. Tapi kalau di MK sudah dianggap selesai, yah sudah. Itu keputusan MK, saya akan menempuh jalur hukum yang lain," tambahnya.

Menurutnya, selama ini pihaknya memang tidak hanya terpaku pada proses yang ada di MK, namun juga tetap mengupayakan upaya hukum yang lain.

"Ada beberapa jalur hukum alternatif. Kita tidak hanya terpaku pada MK. MK boleh memutuskan seperti itu, KPU boleh menetapkan, tetapi proses kami akan terus berlanjut. Target saya bukan bagaimana saya bisa menjadi Bupati di Bantaeng tapi target saya bagaimana bisa membuka semua kebenaran di Bantaeng. Itu saja," pungkasnya.

Sekadar diketahui, ada berbagai alasan hakim sehingga menolak permohonan gugatan Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba. Salah satunya adalah permohonan pemohon salah objek. Hakim menilai permohonan pemohon tidak tepat untuk disidangkan di MK.