Kamis, 09 Agustus 2018 16:29 WITA

MK Tolak 4 Sengketa Pilkada Serentak Sulsel

Editor: Mulyadi Abdillah
MK Tolak 4 Sengketa Pilkada Serentak Sulsel
Foto: IST

RAKYATKU.COM - Empat permohonan gugatan hasil Pilkada serentak di Provinsi Sulsel kandas di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (9/8/2018). 

Empat gugatan itu diajukan oleh lima pasangan calon yang kalah di Pilkada Kabupaten Sinjai, Bantaeng, Kota Palopo dan Parepare. 

Dalam amar putusan sela majelis hakim MK, empat permohonan dinyatakan tidak dapat diterima dan satu permohonan dinyatakan gugur. 

Permohonan yang ditolak yakni dari pasangan Andi Sugarti Mangun Karim-Andi Mappatoba (Bantaeng), Akhmad Syarifuddin Daud-Budi Sada (Palopo), Takyuddin Masse-Mizar Roem (Sinjai) dan Achmad Faisal Andi Sapada-Asriady Samad (Parepare). 

Permohonan pasangan Andi Sugarti Mangun Karim-Andi Mappatoba dianggap salah objek. Begitupun permohonan Akhmad Syarifuddin Daud-Budi Sada dianggap bukan kewenangan Mahkamah. 

Sementara permohonan Takyuddin Masse-Mizar Roem dinilai tidak memiliki kekuatan hukum sedangkan gugatan Faisal Andi Sapada-Asriady Samad disimpulkan tidak memiliki kedudukan hukum.

Satu permohonan yang dinyatakan gugur adalah milik pasangan Sabirin Yahya-Andi Mahyanto (Sinjai) lantaran 
tidak hadir tanpa terlebih dulu memberikan alasan yang sah dalam sidang pemeriksaan pendahuluan yang berlangsung pada 24 Juli 2018 lalu.

Pasangan Terpilih

Dengan hasil putusan sela ini, maka KPU Bantaeng, Palopo, Sinjai dan Parepare akan menetapkan pasangan terpilih dalam waktu dekat ini. 

Yakni Ilham Azikin-Sahabuddin (Bantaeng), Andi Seto Gadhista Asapa-Andi Kartino Ottong (Sinjai), Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso (Palopo) dan Taufan Pawe-Pangerang Rahim (Parepare). 

Sesuai jadwal, pelantikan empat pasang peraih suara terbanyak itu akan digelar secara serentak pada 20 September. Pelantikan ini termasuk pasangan terpilih Pilkada Bone, A Fahsar Padjalangi-Ambo Dalle.