Sabtu, 27 Juli 2019 12:02 WITA

Pernah Dilantik SYL, Rachmat Noer Andalkan Basis Supomo dan Warga Jeneponto di Pilwalkot

Penulis: Syukur
Editor: Aswad Syam
Pernah Dilantik SYL, Rachmat Noer Andalkan Basis Supomo dan Warga Jeneponto di Pilwalkot
Abdul Rachmat Noer

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tokoh-tokoh yang akan ikut bertarung dalam pesta pemilihan wali kota Makassar tahun 2020 mendatang, semakin giat menampakkan diri. Para bakal calon berupaya memperkenalkan diri dan menarik simpati dari warga Makassar.

Salah satu bakal calon yang telah melakukan sosialisasi akan ikut bertarung memperebutkan kursi 01 Makassar, adalah Abdul Rachmat Noer.

"Kami telah punya tim di 15 kecamatan dan mulai turun ke masyarakat sejak bulan Ramadan lalu," ungkap Rachmat.

Mantan Kepala Departemen Pemasaran Semen Tonasa ini menyebut, kemunculan niat bertarung setelah klan-klan yang selama ini menguasai panggung politik Sulsel dan Makassar mulai kekurangan pamor.

"Niat mulai muncul saat anomali terjadi di Makassar yang cukup kompleks. Kalau raksasa satu-satu gugur, turun resistensinnya ini kesempatan kita untuk ikut bertarung. Kalau kekuatan yang selama ini menguasai panggung politik tereduksi, ini waktu yang pas untuk maju," tambahnya.

Sebagai modal awal, Rachmat menyebut memiliki basis di bebarapa kelompok, seperti Muhammadiyah. Rachmat pada tahun 2006, menjadi Ketua Pemuda Muhammadiyah sebagai modal menggalang para pemuda.

Loading...

"Saat itu kami dilantik oleh Pak Syahrul (SYL) saat masih menjadi wakil gubernur. Saat itu banyak yang menyinyir kami karena mendukung Pak Syahrul. Saya punya jaringan aktivis. 
Penduduk orang Makassar juga sebagaian besar orang jeneponto. Meski lahir dan besar di Makassar, orang tua dari Jeneponto. Ini akan sangat membantu dan kami andalkan. Kemudian Tim pak Supomo (almarhum Supomo Guntur) sampai sekarang masih solid dan itu melingkar ke saya," bebernya.

Tak hanya memiliki basis massa yang diandalkan, Rachmat pun mengaku dekat dengan sejumlah tokoh politik. Baik Makassar, Sulsel ataupun tingkat Nasional.

"Banyak teman SMA saya, dari
PAN Sulsel Ashabul Kahfi juga. Sekretaris Nasdem Sulsel Syahruddin Alrif juga sangat dekat. Di Gerindra ada pak Idris (Idris Manggabarani). Pak Rudi (Rudy Pieter Goni) di PDIP dulu adek kelas saya. Amir Uskara dan tokoh politik lainnya," ungkapnya. 

Untuk kukuh maju dalam pesta pemilihan wali kota Makassar, Rachmat masih akan menunggu hasil survei. Bukan jalur independen, namun ia berharap akan maju bertarung melalui jalur parpol.

"Kalau sampai Desember survei kita bagus akan diputuskan untuk maju. Usulan ada untuk independen namun sistem politik Indonesia dibentuk untuk partai dan itu lebih bagus. Kalau mau bagian sistem politik harus masuk parpol. Kami sudah aktif menjalin komunikasi dengan lima partai dan kami berharap, setidaknya ada dua partai pengusung yang memiliki 5 kursi," cetusnya.

Loading...
Loading...