Rabu, 16 Oktober 2019 23:30 WITA

Putra Bupati Zainuddin Hasan dan Dosen UHO Berebut Rekomendasi PAN Bulukumba

Penulis: Rahmatullah
Editor: Abu Asyraf
Putra Bupati Zainuddin Hasan dan Dosen UHO Berebut Rekomendasi PAN Bulukumba
Indrawanto Hasan (kanan) saat mendaftar di PAN Bulukumba, Rabu (16/10/2019).

RAKYATKU.COM,BULUKUMBA - Dua kandidat bakal calon bupati Bulukumba mengembalikan formulir di kantor DPD PAN Bulukumba, Jalan Yos Sudarso, Rabu (16/10/2019).

Indrawanto Hasan, anak mantan Bupati Bulukumba periode 2010-2015, Zainuddin Hasan. Dia menjadi pendaftar pertama di partai berlambang matahari terbit itu.

Indrawanto berharap diusung PAN mengingat dirinya juga kader PAN di Gorontalo.

Pria yang disapa Haji Amang itu mengaku telah lama bergabung di PAN. Sejak tahun 1998, saat awal era reformasi.

"Saya mengidolakan Amien Rais, makanya saya bergabung di PAN dan 2016 juga pernah menjadi wakil ketua DPW Provinsi Gorontalo," kata Amang.

Keinginannya maju pada Pilkada Bulukumba karena ingin melanjutkan pembangunan  ayahnya yang dianggap belum selesai. Seperti pembangunan Bandara, yang perencanaanya telah digagas di pemerintahan Zainuddin Hasan.

"Bandar udara wajib hukumnya jika insya Allah saya dipercayakan menjadi pemimpin Bulukumba. Ini penting, khususnya untuk pengembangan pariwisata di Bulukumba," kata Amang.

Loading...

Kandidat kedua yang mendaftar yakni Dosen Perikanan dan Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara, Andi Irwan Nur. Dia ketua kerukunan keluarga Bulukumba di Kendari.

Irwan Nur memaparkan, Bulukumba adalah wilayah yang sangat prospektif lantaran memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia memadai. Namun, sampai hari ini ia melihat belum sesuai dengan harapan.

"Tentu saja ini memerlukan sebuah pembenahan secara mendasar. Apalagi dirinya juga memiliki pengetahuan dan pengalaman yang mumpuni untuk melakukan perbaikan itu," katanya saat pemaparan visi misi di PAN Bulukumba.

Jika diamanahkan memimpin Bulukumba, dia berjanji mengembangkan sektor pendidikan. Dia ingin menjadikan Bulukumba sebagai pusat atau sentra pendidikan tinggi di Sulsel selain juga berinovasi dalam program pendidikan dasar di SD dan SMP.

Selain pendidikan, sektor lain yang tak kalah pentingnya yakni mengembangkan bidang pertanian mengingat sektor tersebut merupakan sektor basis atau mayoritas penduduk Bulukumba menafkahi keluarganya dengan bertani.

“Dalam sektor pertanian secara umum tentu ke depan harus membangun infrastruktur yang bisa memberikan solusi komprehensif. Misalkan masalah air kita harus selesaikan dengan cara konferensif tentunya menyelesaikan permasalah tersebut dalam jangka pendek,” ungkapnya.

Loading...
Loading...