Minggu, 26 Januari 2020 15:34 WITA

Bakal Kontestan Pilkada Makassar Ramai-ramai Cari Muka di Nasdem Days

Penulis: Syukur
Editor: Fathul Khair Akmal
Bakal Kontestan Pilkada Makassar Ramai-ramai Cari Muka di Nasdem Days
Nasdem Days di CCC, Minggu (26/1/2020)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Hari kedua Nasdem Days 2020, di Hotel The Rinra, CCC dan Mall Pipo, masih berlangsung meriah. Kegiatan ini dipenuhi lautan manusia. Baik kader partai, maupun masyarakat.

Arus kendaraan mulai melambat, dari arah jalan Haji Bau, ke jalan Metro Tanjung Bunga. Di dalam area CCC, juga sesak. Sehingga kendaraan banyak parkir di pinggir jalan, dan di area lainnya.

Di depan CCC hingga hotel Rinra, disesaki manusia. Sepanjang mata memandang, terlihat manusia yang menggunakan atribut partai Nasdem. Beberapa rangkaian acara, masih berlangsung.

Rangkaian acara yang berlangsung hari ini, salah satunya adalah Rapat konsolidasi Konsolidasi DPW Nasdem Sulsel. Dihadiri DPD, DPC, DPRT Partai Nasdem se-Sulsel.

Ketua umum partai Nasdem, Surya Paloh hadir dan memasuki gedung CCC sekitar pukul 14:10 Wita. 

Surya Paloh, bersama petinggi Nasdem lainnya memasuki gedung CCC dari arah samping. Terlihat Ketua DPW Nasdem Sulel, Rusdi Masse. Didampini Sekretaris DPW Nasdem Sulsel, Syaharuddin Alrif.

loading...

Di belakang Surya Paloh, juga terlihat beberapa tokoh lainnya. Seperti Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Dan Plt Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb.

Sementara itu dari deretan kursi terdepan, beberapa tokoh bakal calon wali kota Makassar. Diantaranya, Mohammad Ramdhan Pomanto. Dia duduk bersebelahan dengan Taufiqqulhidayat Ande Latief, atau dokter Onasis. Terlihat juga Sukriansyah dan Munafri Ariduddin.

Kedatangan bakal calon Pilkada Makassar ini, sebagai upaya PDKT. Partai Nasdem, hingga detik ini memang belum memutuskan siapa figur yang akan diusung.

Ada dua kadernya yang digadang-gadang maju. Danny Pomanto, dan Andi Rachmatika Dewi.
 
"Kita akan coba match (bertanding)," kata Surya Paloh, kemarin.
 
Dia mengatakan, selama ini banyak kader NasDem yang memenuhi syarat untuk diusung dalam Pilkada. Potensi itu harus didorong, selain juga mempertimbangkan kekuatan kader untuk diusung dalam Pemilu.

"Yang paling penting tingkat kapabilitas dan elektabilitas," ujarnya.

Loading...
Loading...