Senin, 22 Juni 2020 14:13 WITA

PILKADA MAKASSAR

Nasdem Mulai Survei Peluang Danny Pomanto-Fatmawati RMS

Editor: Mulyadi Abdillah
Nasdem Mulai Survei Peluang Danny Pomanto-Fatmawati RMS
Kolase Foto: Danny Pomanto dan Fatmawati RMS

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Fatmawati Rusdi Masse (RMS) kini masuk dalam bursa calon kandidat Pilkada Makassar di internal Partai Nasdem. Tidak menutup kemungkinan, Nasdem menduetkan kadernya, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto (DP) dengan Fatmawati. 

“Peluang ke situ (duet Danny Pomanto-Fatmawati) sangat terbuka. Kita sedang mempertimbangkannya, sambil melihat sejauh mana potensi keterpilihannya melalui hasil survei,” kata Sekretaris DPW Nasdem Sulsel, Syahruddin Alrif menanggapi wacana duet DP-Fatmawati, pada Senin (22/06/2020).

DPP Nasdem memang sudah memberikan surat tugas ke Danny Pomanto sebagai calon wali kota Makassar. Hanya saja, hingga kini belum diputuskan siapa pasangannya. Dengan munculnya nama Fatmawati Rusdi, tentu menambah daftar nama calon pasangan DP.

“Kita tak mau asal-asalan mendorong pasangan yang kita usung di setiap pilkada, termasuk Makassar. Makanya, kita berusaha mengusung yang terbaik dengan beberapa variabel dalam menentukan dan menilainya,” tambah Syahar, sapaan akrabnya.

Pihaknya tak menampik jika sebagian pengurus dan kader partainya menginginkan duet Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi. Alasannya, selain bisa saling melengkapi, juga pertimbangan keduanya punya pengalaman dan kapasitas mumpuni.

loading...

“Kalau memang dianggap cocok, dan sama-sama tidak keberatan maju berpasangan, kenapa tidak. Cuma itu tadi, kita tidak asal mengusung begitu saja. Ada pertimbangan dan variabel yang kita jadikan dasar. Kita kan mau menang,” terangnya.

Sekadar diketahui, ada beberapa nama yang mencuat untuk berpasangan dengan DP. Antara lain Andi Yagkin Padjalangi (kader PDIP), Irman Yasin Limpo (birokrat), dan Andi Zunnun NH (Golkar). 

Sebelumnya, Fatmawati Rusdi mengaku siap maju di Pilwali Makassar bila memang mendapat penugasan dari partainya. Ia tak mempermasalahkan posisi 01 maupun 02, sepanjang itu yang terbaik menurut kajian partainya dan bacaan hasil survei.

Loading...
Loading...