10 July 2017 05:30 WITA

Klarifikasi Tim Penjaringan Golkar Soal Tudingan Balon Kepala Daerah Palopo 

Editor: Fathul Khair Akmal
Klarifikasi Tim Penjaringan Golkar Soal Tudingan Balon Kepala Daerah Palopo 

RAKYATKU.COM, PALOPO - Anggota tim penjaringan DPD II Golkar Kota Palopo, Wahyudi Yunus menanggapi tudingan bakal calon wali kota palopo, Budi Kamrul Kasim yang menilai partai Golkar tidak konsisten dalam proses penjaringan calon kepala daerah.

"Keliru kalau ada yang bilang kami tidak konsisten. Mekanisme sejak awal tidak ada yang berubah. Dari awal kami sampaikan bahwa balon yang mendaftar dan memenuhi syarat, namanya akan kami serahkan ke Pincam. Setiap Pincam memutuskan 3 nama yang direkomendasikan ke DPD II.

Selanjutnya nama-nama dari Pincam akan kami rangking. Lima urutan teratas kami kirim ke provinsi. Nah, selanjutnya provinsi akan mengirimkan 3 nama ke DPP dari total nama yang dikirim oleh DPD II Golkar Kota Palopo," jelasnya, Minggu (9/7/2017).

Sekretaris AMPI Kota Palopo ini mengklaim, proses itu berjalan sebagaimana semestinya. "Terkait kenapa kami usulkan 7 nama ke DPD I, karena memang lima urutan teratas dari hasil pleno kecamatan, menempatkan tujuh nama. Karena posisi kelima menempatkan 3 nama yang mendapatkan jumlah rekomendasi yang sama, yakni satu rekomendasi," katanya.

Budi sendiri terpental, lantaran dari sembilan pimpinan kecamatan yang diminta untuk memberikan rekomendasi nama, tidak ada satupun yang memilih putra dari mendiang mantan Bupati Luwu, Kamrul Kasim itu.

Terkait kritikan soal pemaparan visi misi, menurut Wahyudi, dalam mekanisme penjaringan di DPD II Partai Golkar Kota Palopo, memang tidak ada. Fit and proper test baru akan dilakukan di tingkat DPD Provinsi Sulsel.

"Mekanismenya memang seperti itu. Soal visi misi memang tidak ada di tingkatan kecamatan. Fit itu dilakukan oleh DPD I. Tidak mungkin kami usulkan ke DPD I kalau 48 pimlur kami saja tidak mengusulkan," tambahnya.

Tim penjaringan bakal calon wali kota DPD Partai Golkar sendiri, telah menyerahkan 7 nama ke DPD Golkar Sulsel. "Hasil penjaringan yang telah disahkan lewat rapat pleno DPD Golkar Kota Palopo, sudah kami serahkan ke DPD I. Selanjutnya proses bergulir di DPD I dan DPP," tutupnya.