Senin, 10 Juli 2017 11:45 WITA

KPU Parepare Ancam Boikot Pilkada 2018

Editor: Adil Patawai Anar
KPU Parepare Ancam Boikot Pilkada 2018

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, mengancam akan memboikot penyelenggaraan Pilwalkot 2018. Hal ini dilakukan menyusul masih belum jelasnya realisasi anggaran oleh Pemerintah Kota Parepare.

Ketua KPU Parepare, Nur Nahdiyah mengatakan, mengacu pada Rakornas yang manghadirkan perwakilan KPU, pemerintah kabupaten/kota dan DPR, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sudah harus ditandatangani oleh pihak pemerintah kota dengan KPU sebagai penyelenggara.

"Deadlinenya sampai tanggal 31 Juli, jika hingga batas akhir belum ada kesepakatan, mau tidak mau kita harus melakukan upaya keras, salah satunya dengan melakukan boikot," ancam, Senin(10/7/2017).

Wanita yang akrab disapa Nadia ini memaparkan, pihak Pemkot Parepare sebelumnya telah menjanjikan angka riil yang disetujui oleh KPU paling lambat 15 Juli mendatang.

"Kita sangat berharap pemkot bisa menepati janjinya dengan memberikan kami angka riil yang disetujui," tandas dia.

Diketahui  KPU Kota Parepare mengajukan anggaran sebesar Rp21,9 miliar. Dari angka tersebut, Kepala Bapped Parepare Iwan Assad membocorkan angka Rp19, 5 miliar sebagai angka riil yang disetujui oleh pihak pemkot. Namun belakangan dia memilih bungkam akan hal tersebut.